pengaruh energy balance

Pengaruh Energy Balance pada Berat Badan

Satu hal yang harus kita pahami saat memutuskan buat hidup sehat adalah memahami pengaruh energy balance pada berat badan. Energy balance atau keseimbangan energi mengacu pada keseimbangan antara kalori yang kita konsumsi dengan kalori yang dipakai oleh tubuh. Ini berarti keseimbangan energi ada kaitannya dengan berat badan kita.

Seperti apa kaitannya? Penjelasan lengkapnya bisa ditemukan di bawah ini!

Ketahui Kebutuhan Kalori Harian

Berbicara tentang energy balance, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah kebutuhan kalori harian. Setiap orang mempunyai kebutuhan kalori harian yang berbeda. Hal itu bisa dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, massa otot bebas lemak, hingga level aktivitas yang dilakukan.

Kebutuhan kalori ini adalah banyaknya energi yang dibutuhkan tubuh untuk tetap bisa beraktivitas setiap hari.

Contoh, berdasarkan data dari Institute of Medicine Amerika Serikat misalnya. Wanita usia 19-30 tahun dengan level aktivitas ringan butuh asupan 2000 kalori per hari. Sementara pria di usia dan level aktivitas yang sama butuh 2400 kalori.

Kalau sudah tahu berapa persisnya kebutuhan kalori harian, kita akan lebih mudah mengatur keseimbangan energi tubuh sekaligus menjaga berat badan. Termasuk apabila kita mau melakukan surplus atau defisit kalori untuk menaikkan atau menurunkan berat badan.

Surplus dan Defisit Kalori

Energi seimbang berarti jumlah kalori masuk sama dengan jumlah kalori yang dibakar (keluar). Nah, kalau energi tidak seimbang bisa jadi itu surplus kalori atau defisit kalori. Kalau ada kondisi energi yang seimbang, berarti ada pula kondisi yang tidak seimbang. Baik kondisi seimbang maupun tidak, keduanya akan mempengaruhi berat badan kita.

Surplus kalori ini terjadi saat kalori masuk lebih banyak daripada kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebaliknya, defisit kalori berarti jumlah kalori yang dikonsumsi lebih sedikit dari kebutuhan kalori harian. Keduanya punya efek berbeda pada berat badan. Saat surplus kalori, yang terjadi adalah berat badan meningkat. Lalu saat defisit, berat badan kita akan berkurang.

Sesuaikan dengan Goal Milik Kita

Jika tujuannya adalah menaikkan berat badan, maka yang perlu dilakukan adalah surplus kalori. Artinya, kita perlu menambah asupan makanan. Tidak hanya itu, kita juga harus melakukan latihan resistance untuk membentuk otot. Jadi berat badan bertambah karena otot, bukan karena lemak.

Sebaliknya, jika tujuannya adalah menurunkan berat badan, maka kita harus defisit kalori. Caranya dengan mengurangi asupan kalori masuk dalam tubuh. Lebih aktif bergerak dan berolahraga juga komponen penting yang harus dilakukan. Tujuannya jelas, supaya tubuh bisa membakar lebih banyak kalori.

Lakukan ini dengan porsi yang cukup dan tidak terlalu ekstrem agar tidak membahayakan tubuh kita.

Berikutnya, saat sudah mencapai body goals yang diimpikan, kita tinggal mengingat pengaruh energy balance itu tadi dan menerapkannya. Yakni dengan memastikan kalori masuk sama dengan kalori keluar. Berat badan dapat kita pertahankan dengan menerapkan pola energi seimbang ini.

Semua aktivitas berkaitan dengan memantau banyaknya kalori masuk dan keluar bisa kita catat juga. Tujuannya agar lebih mudah memantau kondisi tubuh kita sendiri. Hal yang sama juga bisa kita lakukan dengan aplikasi GGL. Coba sekarang!

air es bikin gemuk

Air Es Bikin Gemuk Hanyalah Mitos

Begitu membaca ulasan lengkap di bawah ini, bisa jadi kita akan terkejut. Karena ternyata semua pernyataan kalau air es bikin gemuk itu sama sekali tidak benar. Fakta ini bahkan sudah diuji dalam beberapa riset ilmiah. Sebagian besar studi meminta para voluntir untuk mengonsumsi air es lalu melihat dampaknya pada tubuh mereka kemudian.

Jika masih ragu kalau sebenarnya mengonsumsi air es itu aman-aman saja, sebaiknya terus saja membaca ulasan ini. Cari tahu bagaimana bisa air es bikin gemuk itu sejatinya hanyalah mitos diet yang seharusnya tidak dipercayai begitu saja.

Air Tidak Memiliki Kalori

Penjelasannya sangat sederhana. Air es bikin gemuk adalah konsep yang salah, karena pada dasarnya air tidak memiliki kalori. Dengan kata lain, air nilainya adalah nol. Termasuk apakah air itu diminum dalam suhu panas atau dingin. Fakta ini seharusnya cukup membuat kita lega. Karena dengan meminum air, termasuk air es dapat dipastikan tidak bikin kita menjadi gemuk.

Hal yang sama juga berlaku saat sedang diet, atau tidak. Kita tetap bisa mengonsumsi air dengan tenang, termasuk apakah air itu panas atau dingin. Ini benar-benar tidak bermasalah. Bahkan, air es yang kita minum itu disebut-sebut justru memiliki manfaat dalam membantu tubuh untuk membakar lemak.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Lagi, air es sebenarnya dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh kita. Sekadar mengingatkan, metabolisme adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh agar tubuh bisa beroperasi dengan normal, dan kita bisa beraktivitas seperti sediakala. Proses metabolisme juga dekat dengan pembakaran kalori yang berpengaruh untuk menurunkan berat badan.

Fakta ini didukung dalam riset milik Clive M. Brown dan tim yang dimuat dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Riset ini mengiyakan bahwa minum air es justru dapat membantu menurunkan berat badan. Ini karena suhu air yang dingin memicu tubuh untuk memanaskan cairan tersebut, dan secara tidak langsung meningkatkan metabolisme seperti yang dibahas tadi.

Boleh Minum Air Es dengan Syarat

Dalam program diet adalah hal yang wajar jika kita diminta untuk menjaga tubuh dengan asupan cairan yang cukup. Karena ternyata meminum 500 ml air (suhu normal) saja sudah dapat meningkatkan metabolisme hingga 30% berdasarkan riset dari Michael Boschmann. Apalagi meminum air es, ada pertambahan hingga 5% energi yang dikeluarkan untuk memanaskan suhu air dalam tubuh.

Tapi setelah tahu kalau air es bikin gemuk hanyalah mitos. Ditambah fakta kalau air es justru meningkatkan metabolisme dan membantu mengurangi berat badan, kita tidak bisa serta-merta terus minum air es setiap saat. Kita juga harus tahu seperti apa sebaiknya mengonsumsi air es.

Pertama, pastikan hanya mengonsumsi air es tanpa campuran lainnya terutama gula. Kedua, tidak mengonsumsi terlalu banyak dalam satu waktu. Karena air es yang terlalu banyak itu bisa mempengaruhi sistem pencernaan kita juga. Selebihnya tentang pola konsumsi dengan tujuan menjaga diet yang ideal bagi tubuh, bisa didapatkan dengan mengikuti program khusus dari GGL.

makanan pengganti

Opsi Makanan Pengganti Untuk Memulai Diet Sehat

Diet adalah proses panjang. Tidak perlu buru-buru. Kita bisa memulainya perlahan, dimulai dengan memperbaiki menu dengan makanan pengganti dan olahraga ringan. Beri tubuh kita waktu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Sebab, pola makan dan olahraga yang diubah tiba-tiba bisa membahayakan tubuh.

Mengatur pola makan adalah salah satu hal yang harus dilakukan saat berkomitmen untuk diet. Jika sebelumnya asal makan, kita harus lebih teliti memilih menu yang akan masuk ke badan. Dalam proses transisi, kita juga tidak perlu tergesa-gesa.

GGL menyarankan kita untuk mengganti menu makanan secara perlahan. Makanan yang yang instan dan bergizi rendah diganti dengan makanan utuh yang kaya akan nutrisi. Bingung mau mulai dari mana? Begini beberapa rekomendasi dari GGL!

ubi jalar

Ganti Kentang Goreng dengan Ubi Panggang atau Rebus

Umumnya makanan yang melalui proses penggorengan menyerap minyak yang banyak. Minyak tersebut dapat mengendap dalam tubuh dan menjadi lemak yang tidak bermanfaat bagi tubuh. Kentang goreng sendiri menandung 274 kalori per 100 gramnya. Sementara itu, ubi jalar yang dipanggang hanya mengandung 90 kalori setiap 100 gramnya.

mi shirataki makanan pengganti mi instan

Makanan Pengganti Mi Instan: Mi Shirataki

Mi instan mengandung pengawet yang tidak baik bagi tubuh jika dikonsumsi terus menerus. Selain itu, kandungan kalori dalam satu bungkus mi instan bisa mencapai 220 kalori. Sementara itu, mi shirataki mengandung tidak lebih dari 10 kalori.

Mi shirataki adalah alternatif yang bisa dipilih jika kita penggemar mi dan ingin langsing. Pasalnya, mi shirataki mengandung serat glucomannan yang mampu menunda rasa lapar sehingga membuat kita tidak mudah menyemil.

minum teh

Teh Tawar Lebih Baik daripada Teh Manis

Makanan dan minuman manis mungkin enak di mulut, tapi berdampak buruk bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Beragam penyakit bisa timbul gara-gara rasa manis. Salah satu yang paling parah adalah obesitas.

Kurangilah minum teh manis saat membeli makanan. Kita bisa mengganti teh manis dengan teh tawar atau air putih saja.

konsumsi edamame

Makanan Pengganti Daging Olahan

Daging olahan berupa sosis, nugget, dan kornet telah melalui proses yang panjang sebelum disajikan. Jenis makanan tersebut umumnya telah dicampuri dengan beragam bahan kimia lain untuk mengawetkan, memberi warna, dan lain-lain. Alhasil, nutrisi yang terkandung menjadi lebih sedikit dari seharusnya.

Kita bisa perlahan mengganti daging olahan dengan masakan sendiri dengan bahan tahu, tempe, atau edamame. Ketiga bahan makanan tersebut mengandung protein yang banyak dan jauh lebih sehat dibandingkan daging olahan.

Daftar makanan di atas hanya contoh makanan pengganti yang bisa dikonsumsi saat baru memulai diet. Kombinasinya dapat kita sesuaikan kemudian. Untuk mempermudah, kita bisa menggunakan aplikasi GGL untuk memeriksa kandungan kalori, nutrisi, serta mengatur meal plan.

manfaat pisang

Manfaat Pisang yang Bisa Bikin Senang

Pernah dengar kalau makan buah pisang bisa bikin senang? Ternyata manfaat pisang ini ada penjelasannya secara ilmiah, loh!

Buah pisang sering diolah menjadi pelbagai macam makanan. Mulai dari salad hingga jus. Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, ternyata buah pisang juga mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan.

Tak heran jika pisang jadi salah satu buah primadona yang sering dipilih untuk melengkapi nutrisi dan teman saat menjalani diet.

Manfaat Pisang dan Kandungan buah pisang

Kandungan dalam Buah Pisang

Selain mengenyangkan, buah pisang mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh. Satu buah pisang mengandung potassium atau kalium, serat, dan zat besi. Ada pula vitamin C dan vitamin B6.

Namun, seperti yang kita ketahui, buah-buahan juga mengandung gula yang relatif tinggi. Begitu pula dengan buah pisang. Jadi, jika hendak mengonsumsi buah pisang setiap hari, ada baiknya tetap dilakukan dalam moderasi.

Terus Kenapa Buah Pisang Kok Bisa Bikin Senang?

Satu buah pisang mampu memenuhi 30% kebutuhan tubuh akan vitamin B6. Vitamin yang satu ini dapat membantu perkembangan otak untuk memproduksi hormon serotonin, melatonin, dan norepinefrin.

Serotonin adalah hormon yang dapat memicu rasa senang saat dirilis. Dengan mengonsumsi buah pisang, kita dapat memicu otak untuk merilis salah satu hormon bahagia ini. Jadi tidak heran jika kita merasa senang karena makan pisang.

Baca Juga : Apakah Pisang Bagus untuk Diet?

Selain hormon serotonin tubuh juga melepaskan melatonin. Melatonin berfungsi untuk mengatur rasa kantuk dan waktu tidur alami. Dengan adanya melatonin, tubuh bisa mendapat istirahat ideal yang berkualitas. Ini juga bisa membuat kita senang.

Terakhir ada norepinefrin yang berfungsi untuk memobilisasi otak dan tubuh dalam bertindak. Norepinefrin memberi keseimbangan yang dibutuhkan oleh tubuh kita selama beraktivitas.

Manfaat pisang yang satu ini memang tidak ada duanya. Namun, bukan berarti kita hanya mengonsumsi pisang melulu. Kita juga perlu untuk memperhatikan kebutuhan nutrisi lainnya yang harus dipenuhi.

Baca Juga : Menu Sehat Berbuka Puasa Ini Wajib Dicoba!

Masih ada banyak makanan utuh lainnya yang memiliki manfaat penting bagi tubuh. Memenuhi kebutuhan makronutrien serta mikronutrien kita setiap hari. Tubuh yang mendapat asupan nutrisi lengkap juga bisa jadi sumber rasa senang bagi kita.

Kombinasi manfaat pisang dan makanan utuh, niscaya kita akan mendapat keuntungan berlipat bagi kesehatan. Gunakan juga aplikasi GGL untuk memeriksa informasi nutrisi makanan yang kita konsumsi setiap hari.

makanan yang baik dikonsumsi setelah olahraga

4 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

Apa sih makanan yang baik dikonsumsi setelah olahraga? Saat olahraga, glikogen yang mana merupakan glukosa yang disimpan sebagai energi cadangan terkuras dan protein dalam otot mengalami kerusakan. Hal tersebut menyebabkan tubuh kita jadi Lelah dan mungkin terasa sakit di bagian-bagian tertentu setelah olahraga.

Jadi, setelah olahraga segera makan untuk memulihkan kondisi tubuh kita. Tapi, jangan asal pilih makanan. Pililah makanan-makanan ringan yang bergizi tinggi dan dapat membantu mengembalikan energi setelah olahraga. Berikut adalah rekomendasi dari GGL:

buah-buahan

1. Buah-buahan

Semua jenis buah umumnya mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Mulai dari protein hingga beragam jenis vitamin. Dua buah yang cocok dikonsumsi setelah olahraga adalah pisang dan alpukat.

Pisang dapat mencukupi kebutuhan karbohidrat serta protein, sehingga energi cepat pulih. Sementara alpukat mengandung lemak sehat untuk membantu penyerapan vitamin dan menambah energi cadangan.

telur rebus

2. Telur

Sebutir telur mengandung 6-7 gram protein yang dapat membantu mempercepat proses pemulihan sel-sel yang rusak akibat olahraga. Selain itu, telur juga dapat diolah menjadi beragam menu seperti urak-arik atau dimakan dengan roti. Bernutrisi sekaligus mengenyangkan.

yoghurt

3. Yoghurt

Sama seperti telur, yoghurt memiliki kandungan protein yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Yoghurt juga mengandung mineral dan vitamin, serta bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang. Kita bisa mengolah yoghurt menjadi pudding atau memakannya dengan buah-buahan.

4. Umbi-umbian

Kita bisa mengonsumsi umbi-umbian sebagai pengganti nasi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein setelah olahraga. Ini akan mana membantu proses sintesis protein dan membentuk glikogen kembali. Namun, harus diperhatikan cara memasak ubi tersebut. Hindari mengolah dengan cara menggoreng, lebih baik kukus, rebus, atau panggang.

Jadi, mulai sekarang, kita bisa mulai menyusun menu-menu dari bahan-bahan makanan di atas untuk disantap setelah berolahraga. Dengan begitu, energi dan sel-sel tubuh yang terkuras dan rusak selama berolahraga, bisa pulih dengan cepat.

Jika kita sudah terbiasa mengatur makanan yang baik dikonsumsi setelah olahraga, terutama dengan bantuan aplikasi GGL, program olahraga juga akan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Yuk mulai hidup sehat dari sekarang, GGL siap mendampingimu!

makanan yang mengandung lemak baik

Makanan yang Mengandung Lemak Baik Bagi Tubuh

Tahu nggak, ternyata ada makanan yang mengandung lemak baik bagi tubuh? Lemak seringkali dianggap sebagai kandungan makanan yang jahat dan hanya membuat tubuh menjadi gemuk. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya.

Lemak juga penting bagi tubuh dan berfungsi sebagai sumber energi manusia setiap harinya. Selain itu, jumlah lemak yang sesuai kebutuhan juga dapat membantu prores penurunan berat badan. Penasaran, kan?

Kenaikan berat badan ternyata tidak sepenuhnya disebabkan oleh lemak. Ada sebab lain yang dapat mempengaruhi kenaikan berat badan seperti stres, pola makan yang berantakan, jarang olahraga, hingga jumlah makronutrien seperti protein dan kabohidrat yang tidak seimbang.

Makanan yang Mengandung Lemak Baik Bagi Tubuh

Macam-macam Jenis Lemak

Pada dasarnya, ada dua jenis lemak yaitu lemak baik dan lemak jahat. Lemak baik atau lemak tak jenuh bermanfaat untuk menjaga pembuluh darah tetap bersih, mengurangi kolesterol jahat dan membantu produksi kolesterol baik. Alhasil peredaran darah dan kinerja jantung akan menjadi lebih optimal.

Sementara itu, yang seharusnya dihindari adalah lemak jahat atau yang biasa dikenal sebagai lemak jenuh atau lemak trans. Alasan utamanya adalah lemak jahat dapat meningkatkan produksi kolesterol jahat yang buruk bagi tubuh, khususnya organ jantung. Umumnya lemak jahat berasal dari daging olahan, makanan cepat saji, minuman bersoda, dan keju.

Baca Juga : 

4 Cara Menaikkan Berat Badan dengan Sehat

Makanan Tinggi Protein Bikin Gemuk, Benarkah?

Alpukat adalah Makanan yang Mengandung Lemak Baik

Sumber Lemak Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi lemak baik atau lemak tak jenuh yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dapat membantu menurunkan berat badan. Lemak dapat dimanfaatkan sebagai energi serta mengurangi kadar kolesterol jahat tubuh. Tapi, kita tidak dapat sembarangan mendapatkan lemak baik, sebab hanya dapat ditemukan pada bahan-bahan makanan tertentu antara lain:

  1. Alpukat
  2. Ikan salmon
  3. Biji-bijian
  4. Kacang-kacangan
  5. Minyak zaitun

Meski begitu, gizi yang diperlukan tubuh juga harus seimbang. Jadi, jangan hanya mengonsumsi makanan yang mengandung lemak baik bagi tubuh saja, tapi juga imbangi dengan karbohidrat dan protein yang cukup bagi tubuh. Selain itu, optimalkan dengan olahraga rutin setiap harinya.

GGL menyediakan aplikasi yang dibuat secara khusus mempermudah mengatur pola makan dan pola olahraga sehingga diet bisa berjalan dengan maksimal. Mulai dari kebutuhan kalori harian, program olahraga, hingga informasi seputar dier sehat bisa didapatkan di dalam satu aplikasi. Tanpa obat, tanpa suplemen. Sebab, GGL yakin bahwa hidup sehat harus diraih dengan cara yang sehat pula.

porsi makanan

Porsi Makanan atau Kualitasnya yang Lebih Penting?

Mengurangi porsi makanan adalah hal pertama yang dilakukan seseorang saat sedang diet. Mengurangi porsi secara berlebihan jadi kesalahan umum dan salah satu penyebab diet gagal. Ada juga yang menyangka selama makanannya sehat, tidak masalah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Kesalahpahaman ini perlu diluruskan kembali. Simak penjelasannya di bawah, yuk!

Jangan Tertipu Porsi Makanan

Jangan tertipu dengan porsi makanan yang sedikit. Sebab bisa jadi makanan tersebut mengandung kalori yang banyak. Misal, keripik kentang seberat 100 gr saja mengandung 547 kalori, sementara dengan berat yang sama 100 gr, nasi putih hanya mengadung 129 kalori.

Jika kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak daripada jumlah kalori yang dibakar maka akan terjadi surplus kalori. Kalori yang melebihi kebutuhan tubuh akan mengendap dan menjadi lemak yang akan membuat tubuh semakin gemuk.

Tidak makan nasi tapi makan sedikit keripik atau jenis makanan olahan goreng lainnya jelas sama saja. Bukannya memberikan hasil, justru malah memperparah kondisi tubuh. Ini karena makanan olahan seperti keripik dan gorengan mempunyai kualitas yang jauh lebih rendah daripada makanan utuh seperti jagung, daging, atau ikan yang dimasak sendiri.

Selain itu makanan ringan seperti gorengan juga berdampak buruk pada tubuh. Kandungan lemak trans yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan obesitas.

Makan Sehat dengan Moderasi

Sekalipun sehat, mengonsumsi makanan secara berlebihan tanpa moderasi juga tidak disarankan. Contoh sederhana, seperti buah-buahan. Kita semua tahu betapa menyehatkannya jenis makanan yang satu ini. Kaya serat juga vitamin. Tapi perlu diingat juga kalau kandungan gulanya tinggi.

Mengonsumsi buah-buahan yang tinggi kandungan gulanya juga tidak baik bagi tubuh. Kandungan gula yang tinggi ini bisa jadi pemicu risiko diabetes. Sebaliknya mengonsumsi buah-buahan dengan moderasi justru dapat memberi manfaat beragam bagi kesehatan tubuh.

Jadi, selain membatasi porsi makanan, penting juga untuk memperhatikan kualitas makanan kita. Pastikan untuk mengonsumsi makanan utuh yang kaya nutrisi. Berikutnya, buatlah meal plan dengan aplikasi GGL untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi harian kita.

menu makanan harian

Opsi Menu Makanan Harian untuk Meal Plan Diet

Membuat meal plan untuk diet adalah salah satu cara yang ampuh menyiasati tujuan mendapatkan body goals. Namun, sedikit yang menerapkan hal tersebut karena cukup sulit menentukan takaran yang seimbang dalam menu makanan harian kita.

Beberapa orang bahkan lebih percaya dengan mitos seperti “tidak boleh makan nasi” atau “jangan makan di malam hari”. Padahal kedua hal tersebut keliru dan bisa diatasi dengan mengatur meal plan yang benar.

Sebab, diet itu bukanlah soal quantity (jumlah) saja, tapi juga quality (kualitas). Jadi, percuma makan sedikit kalau yang dimakan tidak memenuhi kebutuhan kalori dan gizi tubuh kita. Tidak makan nasi, tapi makan gorengan. Sama saja bohong!

Meski begitu, membuat menu makanan harian tidak bisa asal-asalan, ya. Nah, untuk mengatur pola makan kita perlu meal plan dengan bahan makanan yang sesuai gizi kita. Berikut adalah rekomendasi makanan yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kita selama diet. Catat, ya!

nasi

Makanan yang Mengandung Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi tubuh untuk melakukan aktivitas. Setiap kegiatan manusia mulai dari bernapas hingga olahraga yang memerlukan gerakan yang intens, semua memerlukan energi. Jadi, jangan hindari makanan berharbohidrat, ya. Tapi atur sesuai kebutuhan.

Berikut opsi menu makanan yang mengandung karbohidrat dari GGL:

  • Nasi
  • Kentang
  • Jagung
  • Pasta
  • Roti
  • Sereal
  • Labu
  • Gandung
  • Talas
  • Biji-bijian
  • Pancake

Makanan yang Mengandung Protein

Protein mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti memperbaiki jaringan tubuh serta memperkuat sistem perlindungan dan kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, memastikan kebutuhan protein tercukupi adalah hal yang penting. Catat daftar makanan berprotein berikut, ya!

  • Dada ayam
  • Putih telur
  • Ikan
  • Udang
  • Kalkun
  • Tahu dan tempe
  • Tuna
  • Brokoli
  • Daging kerbau
  • Susu
  • Keju lembut
  • Greek yoghurt

Makanan yang Mengandung Lemak

Selama ini lemak dianggap hal yang buruk bagi tubuh. Padahal lemak juga penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi, dengan catatan perlu penyesuaian sesuai kebutuhan. Lemak bermanfaat untuk membantu penyerapan vitamin, menjaga kesehatan kulit, dan suhu tubuh agak tetap hangat.

Sumber makanan berlemak yang bisa kita konsumsi antara lain:

  • Alpukat
  • Selai kacang
  • Kuning telur
  • Cokelat hitam
  • Kacang-kacangan
  • Minyak zaitun
  • Keju
  • Kenari

Setiap makanan tidak hanya memiliki satu kandungan atau manfaat. Beberapa di antaranya bahkan memiliki beragam nutrisi. Berikut adalah daftar makanan yang mengandung dua nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Sekali makan, dua kebutuhan terpenuhi. Jangan lupa dicatat!

Makanan yang Mengandung Karbohidrat dan Protein

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Yoghurt
  • Gandum
  • Kacang polong

Makanan yang Mengandung Protein dan Lemak

  • Telur utuh
  • Salmon
  • Selai kacang
  • Keju
  • Kacang-kacangan

Makanan yang Mengandung Karbohidrat dan Lemak

  • Cokelat
  • Roti selai kacang
  • Chia seed
  • Kue

Menu makanan harian yang baik adalah meal plan yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi kita setiap harinya. Jadi, jangan asal pilih serta perhatikan pula kandungan gizi makanan-makanan tersebut sehingga program diet semakin optimal. Informasi kandungan gizi setiap makanan ini bisa ditemukan dengan mengakses aplikasi GGL.

makan malam bikin gemuk

Makan Malam Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

Makan malam bikin gemuk adalah salah satu mitos yang cukup populer. Mereka yang baru memulai diet pasti pernah mendengar mitos ini. Makan di atas jam 8 malam bikin cepat gemuk, apapun makanan yang dimakan. Tapi, apa benar seperti itu? Cari tahu jawabannya, yuk!

makan pizza di malam hari

Awal Mula Mitos Makan Malam Bikin Gemuk

Munculnya mitos mengenai makan malam bikin gemuk berawal dari anggapan bahwa saat malam tubuh tidak beraktivitas, sehingga tidak terjadi proses pembakaran kalori.

Faktanya, saat tidur tubuh tetap bekerja untuk membakar kalori. Namun, memang tidak seefektif ketika melakukan aktivitas. Ini sebabnya kalori tidak terbakar sepenuhnya dan tertinggal dalam tubuh.

Saat tidur, glikogen dalam tubuh diubah menjadi glukosa yang kemudian disalurkan ke pembuluh darah untuk menjaga dan menstabilkan gula darah. Kemudian, saat cadangan glikogen habis, hati akan membakar lemak untuk mengubahnya menjadi energi.

Namun, proses tersebut memakan waktu yang cukup lama, sehingga belum sempat terbakar semua, tubuh telah mendapat asupan glikogen cadangan lagi saat sarapan.

jam 12 malam

Bolehkah Membatasi Waktu Makan?

Membatasi waktu makan tidak akan membuat badan jadi cepat langsing atau gemuk. Sebab, kapanpun juga kalori dalam makanan tidak akan berubah menyesuaikan dengan waktu makan. Faktor yang berpengaruh adalah berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Pilihlah makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Selama tidak melampaui batas, boleh-boleh saja makan kapan pun. Namun, jika batasan kebutuhan kalori hampir terpenuhi, tapi masih terasa lapar, maka perhitungkan makanan yang akan dimakan.

Pilihan makanan yang tinggi protein atau serat, hindari makanan berkarbohidrat, lemak, dan berkalori tinggi seperti junk food atau makanan cepat saji.

Sebab, jenis makanan tersebut dapat memicu asam lambung hingga insomnia. Satu lagi, sebaiknya makanlah paling lambat 3 jam sebelum tidur.

Intinya, kita boleh makan malam dan tidak perlu khawatir tubuh akan cepat gemuk. Dengan catatan, perhatikan jenis makanan yang dimakan dan kandungan dalam makanan tersebut. Sebab, jika salah sedikit saja bisa berdampak buruk bagi tubuh. Periksa informasi nutrisi makananmu di aplikasi GGL.

sarapan pagi yang sehat

3 Rahasia Sarapan Pagi yang Sehat untuk Diet

Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam memenuhi kebutuhan energi setiap harinya. Sarapan pagi yang sehat dapat membantu program diet kita. Caranya adalah dengan memilih kombinasi menu yang tepat. Simak rahasia sarapan sehat untuk membantu diet berikut, ya!

Rahasia Sarapan Pagi yang Sehat

1. Perbanyak Konsumsi Protein

Protein adalah salah satu kandungan makanan yang mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari mengganti dan memperbaiki sel tubuh yang rusak, membantu pembentukan otot, hingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Tiga manfaat tersebut sangat membantu perkembangan proses diet kita, terutama jika diiringi dengan program olahraga yang sesuai.

Baca Juga : Kenapa Berat Badan Naik Setelah Berolahraga ?

Protein bisa didapatkan dari telur, dada ayam, seafood, susu, biji-bijian, tahu, dan tempe. Usahakan untuk mengolahnya sendiri sehingga tidak ada bahan lain yang dapat mempengaruhi kandungan protein bahan-bahan tersebut. Sehingga menjadi sarapan sehat untuk membantu diet.

Rahasia Sarapan Pagi yang Sehat untuk Diet

2. Sarapan Pagi yang Sehat dengan Banyak Serat

Pencernaan menjadi proses yang penting saat diet. Jika pencernaan kita lancar itu tandanya tubuh melakukan penyerapan nutrisi atau metabolisme dengan baik. Oleh sebab itu, makanan berserat tinggi akan berperan besar dalam upaya mengoptimalkan program diet. Selain itu, makanan berserat tinggi juga menjaga kadar gula darah, menurunkan kolesterol, dan membantu menurunkan berat badan.

Baca Juga : Makanan Aman untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Makanan dengan serat tinggi yang bisa kita pilih sebagai pelengkap menu sarapan antara lain oatmeal, buah apel, buah pisang, alpukat, kacang-kacangan, dan jagung. Kamu juga bisa dengan mudah mengolahnya menjadi makan yang enak.

Rahasia Sarapan Pagi untuk Diet

3. Hindari Gula atau Makanan Manis

Memulai hidup sehat berarti mengurangi konsumsi gula atau makanan manis. Tubuh yang terlalu banyak mengonsumsi gula mempunyai risiko besar terkena diabetes. Selain itu, hasil uraian gula juga akan menjadi lemak dalam tubuh. Oleh sebab itu, menghindari gula saat diet merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan.

Baca Juga : Manfaat Lemak dalam Tubuh yang Harus Kita Tahu!

Jika setiap sarapan kamu minum teh manis sebagai pelengkap maka kurangilah. Selain itu, batasi konsumsi buah-buah manis sebab mereka juga mempunyai kandungan gula yang tinggi. Beberapa orang keliru saat menganggap gula yang ada di buah itu bermanfaat, padahal kandungan gula pada buah sama seperti gula umumnya, bahkan bisa lebih banyak.

Sarapan pagi yang sehat bisa semakin optimal dengan aplikasi GGL. Fitur meal plan-nya dapat membantu kita mengetahui informasi nutrisi menu sarapan. Asupan kalori harian lebih terkontrol, nutrisi juga dapat terpenuhi.