blog 1200x675-03

Kalori Nasi Putih dan Tips Sehat untuk Mengonsumsinya

Kalori nasi putih cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan beberapa jenis nasi lainnya. Ini salah satu alasan orang kerap mengganti nasi putih dengan opsi lain saat sedang diet.

Selain perkara kalori, nasi putih juga sering dihindari karena indeks glikemik (GI) yang termasuk tinggi. Mengonsumsi seporsi nasi putih disebutkan memiliki efek yang sama saat mengonsumsi gula. Yakni terjadi efek lonjakan gula darah.

Lantas, apakah kita sebaiknya tidak makan nasi putih? Simak penjelasannya dalam artikel GGL ini, ya!

kalori nasi putih 100 gram

Kalori Nasi Putih dan Nutrisinya

Sekitar 100 gram nasi putih memiliki 129 kalori. Untuk porsi yang sama, nasi putih mengandung 28 gram karbohidrat, 0,4 gram serat, 0,3 gram lemak, dan 2,7 gram protein. Dari komposisi ini terlihat kandungan nasi putih didominasi oleh karbohidrat.

Selain itu, nasi putih juga mengandung mikronutrien seperti magnesium 12 mg, kalsium 10 mg, zat besi 1,2 mg, dan beberapa nutrisi lain termasuk folat, mangan, fosfor, dan seng dalam jumlah kecil.

Nasi Putih vs Nasi yang Lain

Jika dilihat dari kandungan kalori nasi putih dan nutrisinya, bagaimana perbandingan antara nasi putih dan nasi lainnya? Begini kira-kira perbandingan dalam porsi 100 gram.

Blog Infographic_ Perbedaan Ragam Nutrisi & Indeks Glikemiks Nasi (1)

Berdasarkan tabel ini, terlihat ada perbedaan antara nasi putih dan nasi yang lain. Informasi ini bisa digunakan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kita masing-masing.

Contoh, bagi penderita diabetes, memilih nasi cokelat dengan indeks glikemik lebih rendah jauh lebih aman dan sehat. Sebaliknya, mereka yang kerap mengalami heartburn dan mual, nasi putih bisa dipilih karena lebih mudah dicerna dan tidak memperparah gejala.

Lalu, bagi yang hendak menurunkan berat badan, mengonsumsi jenis nasi yang seratnya tinggi akan lebih menguntungkan.

Baca Juga : Adakah Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat?

Nasi putih memang lebih tinggi kalori dan rendah serat. Namun, jika dibandingkan dengan nasi ketan indeks glikemiknya lebih rendah. Sementara itu kandungan nasi basmati secara umum hampir sama dengan nasi putih. Tapi indeks glikemik nasi basmati lebih rendah, dan proteinnya lebih tinggi.

Cara Makan Nasi Putih yang Benar

Cara Makan Nasi Putih yang Benar

Alih-alih menghindari konsumsi sama sekali karena kalori nasi putih, ada baiknya kita mencoba beberapa cara makan nasi putih yang benar di bawah ini.

Membatasi porsi

Bagaimana caranya? Ini bisa kita lakukan dengan menyesuaikan kebutuhan atau batasan kalori harian. Misal, saat menjalankan diet bersama GGL, asupan karbohidrat akan dibatasi sebanyak 25-40% dari total asupan kalori harian.

Pembatasan ini dilakukan karena masyarakat Indonesia terbiasa makan nasi dan juga sangat senang makan kue atau kudapan manis lainnya yang notabene tinggi karbohidrat.

kalori nasi putih 1 centong

Dikonsumsi dengan makanan tinggi serat

Makanan tinggi serat seperti sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan akan memperlambat penyerapan gula darah di dalam tubuh. Jadi, bisa digunakan sebagai alternatif makanan pendamping saat mengonsumsi nasi putih.

Mendinginkan nasi putih

Pernyataan yang mengatakan nasi harus didinginkan dahulu sebelum dimakan agar lebih sehat ternyata ada benarnya.

Dari studi yang dilakukan di Indonesia, mendinginkan nasi di suhu 4℃ selama 24 jam, dan menghangatkannya kembali dapat meningkatkan pati resisten serta menurunkan respons glikemik (naiknya gula darah).

Studi lain dengan temuan yang sama juga menyebutkan bahwa, jika terus-menerus mengonsumsi nasi putih yang telah didinginkan, ada kemungkinan untuk menurunkan risiko diabetes gestasional dan diabetes tipe 2. Selain itu, prosedur ini mungkin bermanfaat untuk mereka yang sudah mengidap diabetes sebelumnya.

1 centong nasi berapa kalori

Sesuaikan dengan kondisi kesehatan

Bagi yang memiliki atau berisiko mengalami penyakit diabetes, bisa dilakukan konsultasi lanjutan dengan dokter. Apakah akan dilakukan pembatasan porsi, atau mengganti nasi putih dengan nasi jenis lain.

Ini karena penderita diabetes perlu memantau konsumsi karbohidratnya sehari-hari. Baik dari porsi juga jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk mencegah gula darah naik terlalu cepat.

Baca Juga : Cara Menghitung Berat Badan Ideal untuk Target Diet

Sebenarnya mengonsumsi nasi putih untuk memenuhi nutrisi harian tidak dilarang. Selama empat hal di atas sudah diperhatikan dengan baik, kita bisa makan nasi putih dengan aman.

Lalu, untuk memantau jumlah kalori nasi putih coba gabung GGL Premium. Kita juga bisa tahu jenis makanan mana saja yang tinggi karbohidrat, serta dapat memperbanyak konsumsi makanan kaya serat yang termasuk jenis karbohidrat kompleks.

blog 1200x675-43

Tips Diet Sukses 1 Minggu yang Mudah Dilakukan

Sebelum membahas secara lengkap tips diet sukses 1 minggu, ada baiknya untuk mengingat-ingat lagi kebiasaan kita saat melakukan diet.

Saat hendak memulai diet, kita cenderung memilih program yang diklaim bisa memberikan hasil lebih cepat. Setelah membaca protokol, paling tidak 1 minggu pertama akan kita jalani dengan serius sambil memantau hasilnya.

Jika berat badan kita berhasil turun dengan cepat, kita akan semangat untuk melanjutkan diet. Namun, jika penurunannya lambat atau stagnan, kita cenderung memilih berhenti karena merasa diet tidak berhasil.

Diet 1 minggu dalam artikel ini akan membahas cara sukses menurunkan berat badan, dengan target yang realistis dan aman. Harapannya, motivasi untuk melanjutkan diet ke minggu-minggu berikutnya juga jadi lebih tinggi.

cara menurunkan berat badan 5kg dalam 1 minggu

Berikut Adalah Tips Diet Yang Realistis dan Aman Untuk Dilakukan

Memahami Diet yang Aman

Sebelum menjalankan diet, kita sebaiknya tahu kondisi kesehatan, alergi makanan, target diet, hingga budget yang dimiliki.

Jika memiliki kondisi atau riwayat kesehatan tertentu, ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Tujuannya, agar kita bisa tahu penyesuaian seperti apa yang perlu diperhatikan, agar program diet yang dilakukan tidak mengganggu atau memperburuk kesehatan.

Baca Juga : Adakah Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat?

Diet yang aman berfokus pada pilihan dan konsumsi makanan dalam moderasi. Tidak semata-mata dikurangi atau dihindari saja. Lalu yang paling penting, diet yang dilakukan tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh kita.

Diet yang aman juga bisa dijalankan dalam jangka waktu lama dan dijadikan gaya hidup seperti program GGL.

Penurunan Berat Badan yang Normal dalam Seminggu

Berharap bisa segera langsing adalah hal yang wajar. Namun, kita juga harus tahu berapa penurunan berat badan yang normal dalam seminggu. Untuk menghindari efek samping pada tubuh, penurunan berat badan per minggu yang dianggap normal adalah sekitar 0,45-0,9 kg.

Apabila penurunan berat badan lebih dari 0,9 kg, risiko penurunan massa otot, penurunan metabolisme, hingga malnutrisi bisa saja terjadi. Itu sebabnya, pembatasan kalori harus dievaluasi kembali secara berkala agar penurunan berat badan tidak berlebihan.

menu diet 1 minggu turun 5kg

Tips Diet Sukses 1 Minggu

Faktor terbesar yang membuat diet kita gagal adalah tidak disiplin dan konsisten. Berikut beberapa tips yang bisa kita terapkan untuk melatih diri jadi lebih disiplin dan konsisten.

Mencatat Makanan yang Dikonsumsi

Mencatat makanan yang dimakan dan kalori yang masuk ke tubuh sangat penting untuk membantu penurunan berat badan. Dengan mencatat kalori makanan dan minuman, kita bisa menjaga agar konsumsi harian tidak melebihi batas defisit kalori.

Hal yang sama juga diterapkan pada aplikasi GGL. Sudah ada batas defisit kalori harian yang disesuaikan dengan tubuh kita. Ada juga fitur penghitung kalori dan nutrisi pada asupan yang kita konsumsi. Alhasil, mencatat makanan dan minuman sehari-hari jadi lebih mudah diterapkan.

Memasak Sendiri di Rumah

Memasak sendiri bisa mencegah kita untuk makan atau jajan sembarangan. Kita juga bisa lebih mudah memilih bahan makanan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi, termasuk mengontrol penggunaan bahan-bahan tertentu (gula, garam, dan minyak) agar tidak berlebihan.

Baca Juga : Makanan Tinggi Protein Bikin Gemuk, Benarkah?

Apabila merasa malas, coba lakukan meal preparation terlebih dahulu. Jadi, saat akan makan tinggal dihangatkan atau langsung dimasak sesuai dengan porsi yang sudah disiapkan sebelumnya.

Melakukan Olahraga Secara Rutin

Saat melakukan aktivitas ini, Exercise Activity Thermogenesis (EAT) atau pembakaran energi saat olahraga akan meningkat. Efeknya, total energy expenditure pun ikut bertambah. Artinya, ada lebih banyak kalori yang dipakai, di mana jika dibarengi dengan defisit kalori, akan membuat kita jadi lebih ramping.

Baca Juga : Bisakah Diet Tanpa Olahraga?

Membuat Target yang Realistis

Untuk permulaan, target diet yang aman adalah sekitar 5% dari berat badan. Jika memiliki berat badan 100 kg, berarti target awalnya adalah menurunkan 5 kg. Setelah berhasil menurunkan 5 kg, hitung kembali target berikutnya.

Karena target normal untuk 1 minggu berada di kisaran 0,45-0,9 kg. Artinya untuk target 5 kg, kita butuh waktu sekitar 6-11 minggu.

Baca Juga : Cara Menghitung Berat Badan Ideal untuk Target Diet

Mencukupi Kebutuhan Air

Menurut penelitian, minum air sebelum setiap kali makan, sebanyak 3 kali sehari, bisa membantu penurunan berat badan lebih banyak dari yang tidak melakukannya. Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan juga mencegah kita dehidrasi dan makan terlalu banyak.

Diet bisa sukses meski hanya dilakukan 1 minggu saja. Namun, jangan berharap terjadi perubahan yang besar. Untuk menurunkan berat badan lebih banyak, kita harus lebih sabar dan lebih konsisten.

Hal terpenting dari tips diet sukses 1 minggu sebenarnya bukan perubahannya. Namun, kedisiplinan dan adaptasi kita untuk menjalani gaya hidup baru seperti yang diajarkan GGL. Lambat laun, perubahan besar akan tampak mulai dari bentuk tubuh yang lebih ideal hingga peningkatan kesehatan.

Ivan Gunawan Kurus, Ini Beberapa Kiat Diet yang Dilakukan

Ivan Gunawan Kurus, Ini Beberapa Kiat Diet yang Dilakukan

Ivan Gunawan kurus dalam waktu yang cukup singkat. Semua bermula dari tantangan Deddy Corbuzier yang meminta Ivan mengurangi bobotnya sebanyak 20 kg dalam 3 bulan, dan akan dihadiahi dengan uang tunai.

Tantangan ini pun diterima Ivan. Lalu dalam waktu satu setengah bulan Ivan berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 25 kg. Hasil yang melebihi ekspektasi dan bikin orang penasaran. Apa saja kiat-kiat diet yang dilakukan oleh Ivan?

Ivan Gunawan Kurus, tipsnya berkonsultasi dengan dokter

Ivan Gunawan Kurus, Inilah Beberapa Kiat Diet yang Dilakukan

Berkonsultasi dengan Dokter

Sebelum memulai program dietnya, Ivan diketahui berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Konsultasi ini bertujuan untuk mengetahui soal kondisi tubuhnya. Ivan yang pada saat itu memiliki berat badan 180 kg mendapatkan program diet khusus dari sang dokter.

Mengingat kondisi tubuh setiap orang yang berbeda, langkah yang dilakukan Ivan ini sudah tepat. Saat hendak melakukan diet ketat, tidak ada salahnya bagi kita untuk berkonsultasi dengan dokter. Apalagi jika kita memiliki riwayat medis tertentu. GGL pun menyarankan hal yang sama.

Tidak Lagi Mengonsumsi Makanan Olahan

Setelah berkonsultasi, salah satu kiat penting yang dilakukan Ivan adalah tidak lagi mengonsumsi makanan olahan dan fast food. Ivan mengaku hanya mengonsumsi makanan yang dimasak sang ibu di rumah, dan jarang beli makan di luar.

Selain itu, Ivan juga tidak menggunakan santan instan untuk memasak makanan selama diet. Langkah ini sudah benar, karena santan instan kalorinya cukup tinggi. Satu mangkuk santan (sekitar 240 gram) mengandung 552 kalori.

Tidak hanya diet ala Ivan Gunawan, GGL juga menyarankan kita untuk menghindari konsumsi makanan olahan. Salah satu alasannya karena kandungan kalori yang cukup tinggi, tapi nutrisinya sedikit.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan juga berpotensi menyebabkan kegemukan bahkan obesitas. Makanan olahan tidak bikin kita kenyang. Rasanya yang enak bisa bikin kita ketagihan dan makan berlebihan.

Ivan Gunawan Kurus, tipsnya mengganti minyak goreng

Ivan Gunawan Kurus dengan Mengganti Minyak Goreng

Menjalankan program dietnya, Ivan Gunawan juga menghindari makan gorengan. Ivan bahkan mengganti minyak goreng yang ia gunakan. Alih-alih menggunakan minyak kelapa untuk memasak, Ivan memilih menggunakan minyak jagung.

Secara keseluruhan, menggunakan minyak jagung memang lebih baik daripada menggunakan minyak kelapa. Minyak jagung kaya akan fitosterol yang bersifat anti peradangan.

Kandungan fitosterol pada minyak jagung termasuk salah satu yang terbanyak. Fitosterol juga dapat membantu memblokir penyerapan kolesterol, menurunkan kadar kolesterol, dan mencegah risiko penyakit jantung.

Tidak hanya memiliki fitosterol, minyak jagung juga kaya vitamin E. Vitamin E terkenal sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan oksidatif pada jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga : Makanan yang Mengandung Lemak Baik Bagi Tubuh

Namun, di saat yang sama minyak jagung juga mengandung omega-6, yang kalau dikonsumsi berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan.

Minyak jagung juga melalui proses pengolahan yang membuatnya lebih mudah teroksidasi. Jika dipanaskan terlalu lama, minyak ini bisa menghasilkan zat penyebab kanker, akrilamida.

Lebih lagi, sebagian besar produk minyak jagung dibuat dari jagung GMO (Genetically Modified Organism). Jika hendak menggunakan minyak jagung untuk memasak, pastikan untuk memilih produk yang diverifikasi non-GMO dan periksa kembali informasi nilai gizi di kemasannya.

Sebenarnya, selain minyak jagung, masih ada opsi jenis minyak goreng lainnya yang lebih sehat. Minyak kanola atau minyak zaitun misalnya. Kedua jenis minyak ini bisa jadi opsi alih-alih minyak jagung.

Ivan Gunawan Kurus
via instagram @ivan_gunawan

Mengganti Nasi Putih

Ivan Gunawan kurus bukan karena menghilangkan nasi putih, tapi menggantinya dengan alternatif lain yakni nasi merah. Jika kita bandingkan dengan nasi putih, kalori nasi merah memang lebih rendah.

Tidak hanya itu, nasi merah juga diketahui kaya serat, memiliki indeks glikemik lebih rendah, serta antioksidan yang lebih tinggi. Pengganti nasi yang satu ini tidak hanya cocok saat diet, tapi juga aman dikonsumsi penderita diabetes.

Menghindari Makanan Olahan Tepung

Makanan olahan dari tepung putih seperti roti, pizza, cake, donat, dan sejenisnya juga dihindari oleh Ivan selama diet.

Alasannya karena makanan-makanan ini termasuk karbohidrat “tidak baik”, yang tidak mengenyangkan, dan mengandung gula sederhana yang cepat diproses oleh tubuh dan dapat menyebabkan gula darah naik.

Baca Juga : Makanan Tinggi Protein Bikin Gemuk, Benarkah?

Alih-alih menggunakan tepung putih, kita bisa menghindari atau mengurangi konsumsinya. Alternatif lainnya adalah mengolah makanan kita dengan menggunakan tepung gandum, atau memilih makanan yang terbuat dari tepung gandum.

Ivan Gunawan, tipsnya aktif bergerak

Lebih Aktif Bergerak

Karena badannya yang sangat gemuk, dokter menyarankan Ivan untuk tidak melakukan olahraga yang terlalu berat dan berfokus untuk lebih aktif bergerak saja. Itu sebabnya Ivan memilih memperbanyak berjalan kaki dan menggunakan treadmill.

Jalan kaki sendiri memang sudah terbukti punya banyak manfaat. Berjalan kaki selama 1 jam bisa membakar sekitar 210 kalori pada perempuan, dan sekitar 250 kalori pada laki-laki. GGL juga menyarankan untuk berjalan kaki, yakni sebanyak 10.000 langkah setiap hari agar kita terbiasa lebih aktif bergerak.

Bagi yang hendak mulai berolahraga, kita bisa menerapkan olahraga resistensi. Jenis olahraga ini dapat membantu kita membangun dan memperkuat otot. Tentunya dimulai dengan intensitas yang ringan dan dapat ditingkatkan seiring dengan perkembangan kebugaran tubuh kita.

Baca Juga : Cara Menghitung Berat Badan Ideal untuk Target Diet

Sejauh ini diet yang membuat Ivan Gunawan kurus tidak jauh berbeda dengan apa yang diterapkan oleh GGL sendiri. Yakni berfokus memperbaiki pola makan, aktif bergerak, dan rutin berolahraga. Ini juga jadi bukti bahwa menjaga pola makan dengan benar ternyata punya pengaruh besar pada penurunan berat badan.

Selain melakukan defisit kalori dengan kiat-kiat di atas, hal lainnya yang membuat Ivan Gunawan kurus adalah konsisten. Salah satu cara agar bisa konsisten adalah memakai aplikasi GGL untuk membuat diet jadi lebih mudah dilakukan. Mudah bantu kita atur pola makan dan berolahraga setiap hari.

makanan yg harus dihindari penderita asam lambung

4 Pantangan Asam Lambung untuk Cegah Heartburn

Demi cegah heartburn, kita yang memiliki GERD perlu memperhatikan beberapa pantangan asam lambung yang perlu dihindari. Mulai dari makanan, minuman, hingga camilan. Upaya ini bisa kita lakukan untuk mengurangi frekuensi terjadinya gejala.

Asam lambung ini salah satu masalah kesehatan yang dialami kira-kira sepertiga orang di seluruh dunia. Selain pola makan, jenis makanan yang kita konsumsi juga bisa memicu gejala asam lambung. Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari.

Makanan asam adalah makanan yang dihindari asam lambung

4 Pantangan Asam Lambung untuk Cegah Heartburn

1. Makanan Tinggi Asam

Seperti yang kita tahu, lower esophageal sphincter (LES) atau katup yang membatasi kerongkongan dan lambung adalah akar masalah asam lambung. Jika katup ini tidak menutup dengan benar, asam lambung bisa naik ke kerongkongan dan memicu gejala GERD.

Ternyata, tekanan LES dipengaruhi oleh jenis makanan yang kita konsumsi. Salah satunya adalah makanan tinggi asam.

Baca Juga : Makanan Tinggi Protein Bikin Gemuk, Benarkah?

Konsumsi makanan dan minuman tinggi asam dapat menyebabkan iritasi langsung pada mukosa esofagus (lapisan rongga kerongkongan). Pada saat yang sama, asupan tinggi asam ini juga dapat menurunkan tingkat pH di dalam lambung kita, dan menunda pengosongan lambung.

Contoh makanan yang tinggi asam adalah buah-buahan sitrus, makanan atau minuman tinggi gula, dan makanan olahan. Selain itu, tomat, cokelat, dan permen mint juga dapat memicu asam lambung.

makanan lemak adalah makanan yang dihindari asam lambung

2. Makanan yang Digoreng dan Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak yang sering kita konsumsi dapat menurunkan kemampuan motilitas katup LES. Artinya katup LES jadi sulit menutup dan membuka dengan normal. Ini membuat asam lambung dengan mudah naik kembali ke kerongkongan. Itu sebabnya jenis makanan itu termasuk pantangan asam lambung yang harus dihindari.

Baca Juga : Makanan yang Mengandung Lemak Baik Bagi Tubuh

Makanan tinggi lemak ini termasuk mentega, susu, keju, es krim, krimer, saus salad, daging berlemak, makanan tinggi kandungan santan, dan makanan yang digoreng. Apalagi jika digoreng menggunakan minyak bekas.

Salah satu solusi yang bisa kita lakukan adalah mulai mencoba beralih ke metode masak yang lain. Contohnya menumis, merebus, mengukus, atau memanggang. Opsi lainnya yang juga bisa dicoba adalah memilih jenis minyak yang lebih sehat seperti minyak kanola atau minyak zaitun misalnya, serta mengurangi jumlah penggunaannya.

makanan pedas makanan yang dihindari asam lambung

3. Makanan Pedas

Sebuah studi di Korea Selatan tahun 2017 memeriksa pengaruh makanan pedas pada GERD. Hasilnya, masakan-masakan pedas favorit orang Korea Selatan terbukti memicu gejala asam lambung. Masakan jjigae yang pedas jadi salah satu makanan pemicunya.

Tidak hanya jjigae saja. Makanan-makanan pedas lainnya juga dapat menimbulkan iritasi langsung pada rongga kerongkongan bagian bawah (dekat dengan katup LES). Peradangan ini bisa memperparah heartburn.

Pada cabai merah ada kandungan neurotoxin capcaisin. Kandungan ini disebutkan jadi salah satu penyebab makanan di lambung kita lebih lama diproses. Kondisi ini dapat memicu naiknya asam lambung.

Masih dalam studi yang sama, selain makanan pedas, makanan tinggi lemak, asin, dan tinggi karbohidrat sederhana seperti tepung-tepungan (Ultra Processed Food) juga disebutkan dapat memicu asam lambung. Contohnya seperti ramen dan topokki.

makanan berakohol adalah makanan yang dihindari asam lambung

4. Beberapa Jenis Minuman Berkafein Alkohol

Setelah memperhatikan apa saja makanan yang jadi pantangan asam lambung, kita juga perlu memantau minuman kita. Jenis minuman yang harus dihindari ini termasuk alkohol, minuman berkafein, soda atau minuman berkarbonasi, serta minuman asam seperti jus tomat.

Minuman berkarbonasi dapat meningkatkan distensi (penumpukan gas) di dalam lambung. Di saat yang sama minuman berkarbonasi juga dapat mengendurkan katup LES.

Minuman cokelat juga dapat mengurangi kinerja katup LES. Minuman beralkohol secara khusus dapat melemahkan otot-otot lambung, dan mengganggu proses pencernaan.

Lalu, bagaimana caranya memantau semua asupan dan pantangan ini? Salah satu solusi mudah adalah dengan memanfaatkan aplikasi GGL. Contoh, untuk makanan tinggi lemak. Kita bisa memasukkan jenis makanan untuk memeriksa kandungan lemaknya.

Baca Juga : Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Dengan menggunakan fitur yang sama, kita juga bisa menentukan porsi makanan kita. Alhasil kita masih bisa mendapat asupan lemak baik yang cukup untuk tubuh, sembari menghindari terjadinya heartburn atau gejala asam lambung yang lain.

Berbicara soal pantangan asam lambung, ada beberapa hal lain juga yang perlu diperhatikan selain asupan kita. Yakni beralih ke gaya hidup yang lebih sehat. Caranya dengan mulai menurunkan atau menjaga berat badan, berhenti merokok, serta menerapkan pola makan yang lebih teratur.

camilan sehat

Cara Memilih Camilan Sehat di Minimarket

Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan saat nonton atau bekerja adalah ngemil. Ditambah lagi, snack yang biasanya kita makan bukan camilan sehat.

Camilan sehat sebenarnya cukup mudah ditemukan di minimarket. Namun, kita cenderung salah pilih atau tidak tahu mana yang termasuk snack sehat dan mana yang harus dihindari. Dalam artikel GGL ini, kita akan belajar bagaimana cara memilih camilan di minimarket.

Jadi, meski sedang diet sekalipun, kita masih bisa ngemil dengan aman dan tetap dalam moderasi.

Tips Memilih Camilan Sehat di Minimarket

Ada banyak pilihan snack di minimarket meski tidak semuanya aman untuk dikonsumsi saat sedang diet atau sekadar menjaga pola makan untuk kesehatan. Agar kita tidak salah pilih camilan, simak tips di bawah ini.

1. Cek Nutrition Facts Terlebih Dahulu

Ini hal yang wajib dilakukan. Selalu periksa tabel informasi nilai gizi atau nutrition facts produk camilan yang hendak dibeli. Tujuannya agar kita mengetahui informasi sajian atau serving. Jadi, kita bisa tahu berapa takaran saji atau porsi yang direkomendasikan sebelum makan.

Informasi nilai gizi juga berisi jumlah kalori camilan per sajian. Angka ini sangat penting untuk mereka yang melakukan diet untuk memastikan kalori camilan yang dikonsumsi tidak melewati batas defisit kalori.

Kandungan nutrisi juga bisa dilihat pada tabel ini. Mulai dari kandungan karbohidrat total, gula, serat, protein, dan lemak. Untuk mikronutrien, kita bisa melihat aneka mineral termasuk garam (sodium/natrium) dan vitamin.

Umumnya, saat membeli snack kita disarankan untuk memilih yang kalorinya rendah, selain itu perhatikan juga batas konsumsi kandungan per 100 gram makanan. Pastikan tidak melebihi batasan berikut ini :

  • Gula: <22,5 gram
  • Garam: <1,5 gram (<600 mg sodium/natrium)
  • Lemak total: <17,5 gram
  • Lemak jenuh: <5 gram

2. Pilih yang Berbahan Oat

Selalu pilih makanan yang berbahan dasar oat. Ini karena oat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah di dalam tubuh. Selain itu, oat dan olahannya juga membantu menurunkan berat badan dan mencegah munculnya masalah pada sistem kardiovaskular.

Kita bisa membeli oatmeal instant, oat bar, atau sereal oat. Camilan ini cukup mudah ditemukan di minimarket, bahkan sudah diletakkan pada rak makanan sehat.

Meski menyehatkan, jika kita memiliki risiko hipertensi tinggi, tetap cek kandungan garam atau sodiumnya. Lalu, jika memiliki diabetes, tetap perhatikan kandungan gula dan karbohidrat totalnya.

3. Bisa Memilih Kacang-kacangan

Camilan sehat lain yang bisa dipilih adalah kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah dan mete. Dua kacang ini memiliki kandungan lemak sehat, protein, dan serat yang cukup tinggi. Jadi, cocok sekali untuk mengganjal perut karena kita bisa kenyang lebih lama.

Jika ingin membeli kacang-kacangan untuk snack, usahakan untuk mengetahui rekomendasi takaran sajinya karena camilan ini tinggi kalori. Biasanya kacang-kacangan bisa dikonsumsi maksimal 30 gram setiap harinya.

4. Pilih Olahan Buah atau Sayur

Minimarket modern umumnya sudah menyediakan buah dan sayuran segar. Bahkan, ada juga yang membuat makanan olahannya seperti jus campuran buah sayur, salad buah, atau buah potong.

Sebelum membeli jus, pastikan dahulu minuman ini tidak menggunakan tambahan gula. Jadi, kita bisa membelinya sebagai alternatif jus kemasan. Lalu untuk salad buah, usahakan untuk membeli salad tanpa dressing atau belilah yang saus mayonnaise dikemas terpisah.

Dengan begini, kita bisa menambahkan seperlunya saja. Mengingat lebih dari 90% kandungan mayonnaise adalah lemak.

Khusus untuk buah potong, kita bisa membeli jenis apa pun selama masih segar. Biasanya akan ada tanggal pengemasan yang dicantumkan untuk memudahkan kita memilih. Pilihlah tanggal yang paling baru.

kebiasaan ngemil yang buruk

Kebiasaan Ngemil yang Harus Dihindari

Camilan sehat jenis apa pun tetap akan mengandung kalori. Jika kita makan secara berlebihan, tubuh tetap akan mendapatkan kalori dalam jumlah besar. Jadi, membatasi camilan adalah hal yang penting.

Hindari untuk ngemil sambil menonton serial TV, atau sambil bekerja. Saat sedang sibuk dengan aktivitas lain, kita cenderung sulit merasakan nikmatnya makan dan merasa kenyang.

Makan camilan sambil nonton akan memperpanjang waktu makan. Jika tayangan yang dilihat durasinya berjam-jam, kita akan cenderung makan makin lama, makin banyak, dan berlebihan. Ini dapat menyebabkan kelebihan kalori yang memicu kenaikan berat badan.

Camilan sehat di minimarket sebenarnya banyak selama kita bisa memilih dengan tepat. Kita bisa memilih camilan apa pun selama sehat, tidak tinggi gula dan garam, serta rendah kalori.

Bagi siapa pun yang suka ngemil, coba gunakan aplikasi GGL. Di sana kita bisa membuat meal plan yang menyisipkan snack sehat agar diet tidak membosankan. So, say bye buat diet ketat yang hambar, karena dengan GGL kita masih bisa menikmati camilan sesuai kebutuhan kalori harian.

mengatur pola makan saat idul fitri

Tips Mengatur Pola Makan Saat Idul Fitri

Harus diakui kalau kita kadang makan berlebihan saat Idul Fitri. Setelah berpuasa selama sebulan penuh, kita jadi ingin merayakan dengan menyantap berbagai menu khas hari raya yang nikmat. Selain itu, kita juga sering sungkan untuk menolak ajakan makan dari sahabat dan kerabat.

Artikel ini dibuat untuk kita yang ingin tetap menjalankan diet selama Idul Fitri. Ada beberapa tips sederhana yang bisa kita terapkan agar tetap bisa menjaga moderasi dan tidak kebablasan. Ini beberapa tips yang dimaksud.

1. Mencatat Asupan yang Dikonsumsi

Banyak studi menunjukkan bahwa mencatat apa yang kita makan sehari-hari ternyata efektif bantu turunkan berat badan. Mencatat makanan ini termasuk menghitung jumlah kalori dan gizi setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Saat mencatat makanan, kita jadi tahu sebanyak apa porsi yang bisa kita konsumsi dalam sehari. Ini nantinya akan mempermudah kita untuk menakar makanan saat santap bersama.

Meski masih kurang akurat karena tidak bisa menimbang makanan, setidaknya kita sudah mengenal porsi yang dibutuhkan oleh tubuh karena kebiasaan mencatat ini. Contoh, nasi cukup satu centong atau saat minum teh manis maksimal segelas saja.

Selain itu, pencatatan asupan kalori dan gizi makanan juga dapat membuat kita lebih waspada. Alhasil kita bisa jadi lebih konsisten, dan tidak menyesal setelah Lebaran.

menghindari makanna dan minuman manis

2. Menghindari Makanan dan Minuman Manis

Sudah menjadi rahasia umum jika sajian Lebaran banyak yang manis-manis. Mulai dari aneka kue kering hingga minumannya. Rasanya yang enak, ukurannya yang kecil dan tidak mengenyangkan bisa bikin kita makan berlebihan serta mengonsumsi banyak gula tambahan dalam waktu singkat.

Saat berkunjung ke rumah saudara atau teman, ada baiknya kita mengisi perut dengan makanan sehat yang mengenyangkan terlebih dulu. Karena sudah kenyang, keinginan untuk ngemil kue kering atau minum minuman manis bisa lebih mudah dikontrol.

Minuman manis umumnya mengandung lebih banyak gula dan tidak mengenyangkan. Minuman berkarbonasi atau soda misalnya, produk ini tinggi kalori dan gula tambahan. Satu kaleng Coca Cola (355 ml) mengandung 140 kalori dan 39 gram gula.

Konsumsi gula tambahan yang berlebihan ini dampaknya buruk bagi kesehatan, yakni dapat memicu diabetes tipe 2, kegemukan, gangguan jantung, bahkan kanker.

3. Pilih Makanan Tinggi Protein dan Serat

Makanan manis, berlemak, dan bersantan sangat mudah ditemukan saat Lebaran. Kita punya dua pilihan di sini. Pertama, hindari sama sekali makanan-makanan ini. Kedua, boleh dikonsumsi tapi tetap dengan moderasi.

Jika ada banyak menu yang bisa dipilih, maka prioritaskan untuk memilih makanan yang tinggi protein dan serat. Mengapa demikian? Karena kedua jenis makanan ini bikin cepat kenyang, dan bisa menahan lapar dalam waktu lama. Alhasil keinginan makan juga lebih mudah dikendalikan.

Saat sedang makan, cobalah untuk mengunyah perlahan dan nikmati makanan yang kita santap. Ini juga jadi salah satu cara efektif untuk mengontrol nafsu makan, mengurangi makan berlebih, dan menurunkan berat badan.

4. Hindari Makanan Olahan

Bukan tidak mungkin kita akan menemukan jajanan dalam kemasan saat berkunjung ke rumah saudara atau teman. Sebisa mungkin kurangi atau hindari sama sekali makanan dan minuman olahan. Ini dilakukan karena kita tidak akan bisa mengecek nutrition facts.

Solusi dari permasalahan ini adalah mengonsumsi makanan utuh yang diolah sendiri. Setidaknya makanan rumahan lebih mudah untuk dikira-kira kandungan nutrisinya. Jika sudah terbiasa menimbang makanan, kita akan memiliki intuisi untuk mengambil porsi makanan yang tepat.

Jika terpaksa harus mengonsumsi makanan kemasan, lakukan dengan moderasi untuk mencegah atau meminimalkan surplus kalori. Misal ambil sekali saja dengan porsi paling sedikit. Jika porsinya agak besar, bisa dibagi dua untuk dimakan bersama-sama dengan kerabat.

5. Tidak Sungkan untuk Menolak

Salah satu pemicu terbesar mengapa kita makan berlebihan saat Lebaran adalah sulit menolak ajakan atau undangan makan. Biasanya ini terjadi karena kita takut disangka tidak sopan pada tuan rumah.

Untuk mengatasi ini disarankan untuk menolak secara halus. Jangan katakan ya atau tidak jika ditawari. Coba berikan jawaban lain seperti: “kelihatannya enak, tapi saya sudah kenyang”. Selain itu bisa juga bilang: “sayang sekali, perut sudah tidak bisa diisi lagi”.

Tidak perlu menjelaskan kenapa menolak ajakan makan. Namun, jika mereka terlalu memaksa, barulah kita bisa menjelaskan jika dalam kondisi diet, mencegah penyakit tertentu, atau ada pantangan dari dokter.

Kita memang sering menggunakan Idul Fitri sebagai momen self reward. Dengan memperhatikan apa yang kita makan dan menjaga moderasi, kita tetap bisa menikmati makanan yang enak dan bergizi selama hari raya.

Jika merasa kesulitan, kita bisa memanfaatkan aplikasi GGL dari sekarang untuk mulai memeriksa beberapa menu Lebaran yang mungkin kita santap nanti. Cek berapa kalori serta kandungan gizinya. Dengan begini kita jadi lebih siap untuk menerapkan tips-tips di atas. Selamat mencoba!

menu lebaran sehat cocok untuk diet

5 Menu Lebaran Sehat ini Cocok untuk Diet!

Lebaran tinggal hitungan hari. Hari kemenangan tiba setelah sebulan penuh menahan haus dan lapar. Merayakan momen spesial ini, kita juga pasti ingin menyajikan menu Lebaran yang terbaik untuk keluarga.

Walaupun setiap dari kita memiliki tradisi yang berbeda-beda, hidangan Lebaran selalu identik dengan ketupat dan opor ayam. Sayangnya kedua menu ini banyak mengandung santan. Santan yang terbuat dari kelapa tinggi kalori dan lemak, jelas tidak cocok bagi yang sedang diet.

Tapi tenang, ternyata ada banyak alternatif untuk kita agar bisa tetap menikmati menu khas Lebaran walaupun sedang diet. Kita tinggal pintar-pintar mengganti beberapa bahan saja untuk membuat menu-menu ini jadi lebih sehat dan rendah kalori. Begini caranya!

1. Ketupat Nasi Merah

Tidak hanya sekadar hidangan, ketupat memiliki makna yang berasal dari bahasa Jawa “ngaku lepat”, artinya “mengakui kesalahan”. Itu sebabnya di momen bermaaf-maafan ini ketupat jadi makanan wajib.

Biasanya ketupat dibuat dengan beras putih. Namun kita bisa menggantinya dengan beras merah agar ketupat yang kita buat lebih rendah kalori. Seratus gram nasi putih mengandung 129 kalori, untuk porsi yang sama nasi merah hanya mengandung 110 kalori.

Nasi merah juga mengandung serat yang lebih tinggi (1.8 gram) daripada nasi putih (0.4 gram). Sebuah penelitian membuktikan, konsumsi serat bisa membantu menurunkan berat badan karena sifatnya yang mengenyangkan. Alhasil kita bisa makan lebih sedikit dan kenyang lebih lama.

Salah satu keunggulan nasi merah lainnya adalah kandungan antioksidan yang bisa mencegah berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung dan diabetes.

Resep Ketupat Nasi Merah (untuk 10 buah ketupat)

Kalori: sekitar 27,5 kalori/buah

Bahan:

  • 10 buah anyaman ketupat siap pakai
  • 250 gram beras merah
  • Garam dan air secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci beras merah hingga bersih dan rendam selama 30 menit hingga 3 jam. Nasi merah memiliki karakteristik yang lebih keras karena adanya kulit luar (dedak) sehingga perlu direndam dahulu agar cepat masak, pulen, dan lembut.
  2. Isi kulit ketupat dengan beras merah kurang lebih ¾ dari kulit ketupat.
  3. Didihkan air dan tambahan sedikit garam di dalamnya.
  4. Masukkan ketupat dan pastikan semua bagiannya terendam seluruhnya agar matang merata. Rebus selama 4 jam atau sampai ketupat matang.

2. Opor Ayam kuah Yoghurt

Kurang lengkap rasanya bila ketupat tidak disantap bersamaan dengan opor ayam. Hidangan ini merupakan hasil akulturasi budaya antara gulai khas Arab dan kari khas India.

Umumnya kari khas India menggunakan yoghurt sebagai kuahnya. Kita bisa memilih plain Greek yoghurt yang tidak terlalu asam dan lebih creamy.

Namun karena plain Greek yoghurt memiliki kekentalan yang lebih tinggi daripada santan, kita perlu mencampurkan 1 cangkir (240 gram) plain Greek yoghurt dengan 15 ml air untuk menciptakan konsistensi yang serupa.

Dengan mengganti santan menjadi plain Greek yoghurt, kalori opor ayam akan lebih rendah. Satu porsi (240 gram) santan mengandung 552 kalori sedangkan plain Greek yoghurt (Red Top) 149 kalori.

Selain itu, yoghurt mengandung prebiotik dan probiotik yang baik untuk mikrobiota usus. Mikrobiota usus diketahui dapat menjaga pencernaan kita tetap sehat dan bantu menurunkan berat badan.

Resep Opor Ayam Kuah Yoghurt (untuk 6 porsi)

Kalori: sekitar 271 kalori/porsi

Bahan:

  • ½ ekor ayam kampung
  • 2 lembar daun salam
  • 2 ruas lengkuas
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 1 barang serai
  • 350 ml plain Greek yoghurt + 25 ml air
  • 500 ml air
  • 8 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • ½ sdt ketumbar
  • ½ sdt jintan
  • Garam, gula, dan merica secukupnya.

Cara Membuat:

  1. Cuci dan bersihkan ayam kemudian sisihkan.
  2. Rebus air hingga mendidih lalu masukkan ayam. Masak hingga setengah matang kurang lebih 10 – 15 menit.
  3. Haluskan jahe, kunyit, bawang merah, bawah putih, kemiri, ketumbar, dan jintan dengan cobek atau blender.
  4. Tumis bumbu halus hingga harum kemudian tambahkan lengkuas, daun salam, dan serai.
  5. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan ayam dan masak hingga ayam matang dan air sedikit menyusut.
  6. Tambahkan campuran yoghurt dan air ke dalam rebusan ayam sambil terus diaduk.
  7. Tambahkan garam, gula, dan merica sesuai selera kemudian angkat dan sajikan.

3. Semur Tahu dan Tempe

Semur adalah makanan khas Indonesia yang memiliki cita rasa legit karena penggunaan kecap manis. Sensasi rempah seperti kemiri, pala, jintan, kapulaga, dan cengkeh membuat semur memiliki rasa yang unik dan kaya.

Biasanya semur dihidangkan menggunakan daging sapi atau daging ayam. Tapi kita juga bisa menggantinya dengan protein nabati seperti tahu dan tempe yang tentunya lebih rendah kalori dan tinggi antioksidan.

Resep Semur Tahu dan Tempe (untuk 10 porsi)

Kalori: sekitar 116 kalori/porsi

Bahan:

  • 10 potong tempe
  • 10 buah tahu kulit
  • 1 buah tomat
  • 2 lembar daun salam
  • 8 buah kemiri
  • ½ buah biji pala
  • Sejumput jintan
  • 2 buah kapulaga
  • 2 buah bunga lawang
  • 2 buah cengkeh
  • 1 ruas jari jahe
  • 1 ruas jari lengkuas
  • 7 sdm kecap manis
  • 2 sdt garam (atau secukupnya)
  • 1.2 liter air
  • Bumbu halus: 6 butir bawang merah, 3 siung bawang putih, 5 butir kemiri sangrai

Cara Membuat:

  1. Tumis bumbu halus, kemiri, biji pala, jintan, kapulaga, bunga lawang, cengkeh, jahe, dan lengkuas hingga harum.
  2. Masukkan tempe, tahu, kecap manis, daun salam, tomat dan air, kemudian masak hingga bumbu meresap sempurna ke dalam tahu dan tempe.
  3. Tambahkan garam secukupnya kemudian aduk dan sajikan.

4. Kue Kering Oatmeal

Kue khas Lebaran seperti Nastar ternyata mengandung 75 kalori per buahnya. Kalau sudah makan Nastar, satu buah pasti tidak cukup. Makan 5 buah Nastar (375 kalori) misalnya, jumlah kalorinya lebih dari kalori 1 mangkok nasi (204 kalori) atau 1 porsi daging sapi (245 kalori).

Saat sedang diet, makanan manis seperti kue kering memang perlu dibatasi. Kalau pun ingin makan yang manis-manis, kita bisa bikin sendiri kue kering oatmeal.

Kue kering umumnya menggunakan tepung terigu putih. Di sini kita menggantinya dengan oatmeal dan tepung gandum yang lebih tinggi serat daripada tepung terigu.

Selain itu kita juga tidak menggunakan gula pasir melainkan menggantinya dengan madu atau pemanis rendah kalori lainnya (contoh: agave, maple syrup).

Resep Kue Kering Oatmeal (untuk 60 buah)

Kalori: sekitar 19 kalori/buah

Bahan:

  • 1 cangkir (100 gram) instant oatmeal
  • ¾ cangkir (90 gram) tepung gandum
  • 1 ½ sdt baking powder
  • 1 ½ sdt bubuk kayu manis
  • 1/8 sdt garam
  • 2 sdm minyak sayur/minyak kelapa
  • 1 butir telur
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • ¼ cangkir (60 ml) madu
  • ¼ cangkir (40 gram) kismis

Cara Membuat:

  1. Campurkan oatmeal, tepung gandum, baking powder, bubuk kayu manis, dan garam ke dalam mangkuk.
  2. Di mangkuk yang berbeda, kocok telur bersamaan dengan minyak/mentega dan ekstrak vanila. Kemudian tambahkan madu atau pemanis rendah kalori sesuai pilihan.
  3. Campurkan adonan basah (campuran telur) ke dalam adonan kering (campuran tepung) hingga merata.
  4. Rendam kismis terlebih dahulu di dalam air untuk membuatnya lebih bervolume. Kemudian masukkan ke dalam adonan.
  5. Masukkan adonan ke dalam kulkas selama 30 menit.
  6. Panaskan oven dengan suhu 160oC dan bulatkan adonan sebanyak 60 buah kurang lebih 1 sdt per buahnya.
  7. Panggang adonan selama 11-14 menit.

5. Es Blewah

Buah blewah sangat identik dengan Ramadan. Tidak hanya menyegarkan, blewah ternyata merupakan buah yang rendah kalori. Dalam 100 gramnya, blewah hanya mengandung 34 kalori. Ini membuat buah blewah cocok untuk diet.

Karena biasanya es blewah dibuat dengan sirop, kali ini kita membuatnya dengan menggunakan jus buah asli yakni perasan jeruk manis. Dua sendok makan sirop mengandung 19,5 gram gula. Sementara perasan jeruk manis (2 sdm/30 ml) hanya mengandung 2,5 gram gula.

Resep Es Blewah (untuk 10 gelas)

Kalori: sekitar 92 kalori/gelas

Bahan:

  • ½ buah blewah
  • 20 buah jeruk manis diperas
  • Es batu

Cara Membuat:

  1. Buang biji dan keruk daging blewah secara memanjang.
  2. Peras buah jeruk untuk diambil sarinya.
  3. Campurkan blewah ke dalam jus jeruk dan sajikan bersama es batu.

Masakan di atas bisa jadi cara kita untuk bisa menikmati menu Lebaran yang lebih rendah kalori. Namun sebenarnya makanan apa pun boleh dimakan asalkan kita tahu batasannya. GGL bisa membimbing kita untuk makan sesuai kebutuhan agar kalori yang kita makan tidak berlebihan. Download aplikasinya dan gabung sekarang supaya diet yang kita jalani bisa lebih maksimal!

diet ala korea

Diet ala Korea, Amankah untuk Kesehatan?

Ngobrol soal diet ala Korea tidak bisa jauh-jauh dari K-Pop atau drakor. Idol dan selebriti asal Korea Selatan yang kita tonton ini umumnya melakukan diet ketat untuk menjaga badan agar tetap terlihat langsing saat tampil di TV.

Berangkat dari sinilah diet ala Korea lalu dikenal juga dengan sebutan K-Pop diet. Diet ini banyak digandrungi para penggemar dengan harapan bisa mendapat badan seperti artis dan idola mereka.

Diet dan Gaya Hidup Tradisional Korea

Sebelum membahas K-Pop diet yang diterapkan para selebriti Negeri Ginseng ini, ada baiknya kita bahas dulu tentang diet tradisional Korea.

Pola makan tradisional masyarakat Korea Selatan mengacu pada konsumsi makanan utuh dan fermentasi seperti kimchi. Selain itu, diet ini juga mengurangi konsumsi makanan olahan, serta makanan tinggi lemak dan gula.

Aturan diet ini dilakukan dengan anjuran-anjuran tertentu. Sayangnya, tidak dijelaskan secara spesifik persentase defisit kalori yang harus dilakukan selama diet. Umumnya porsi makan akan dikurangi hingga tubuh bisa beradaptasi dan kita tidak merasa kelaparan.

Berikut beberapa aturan yang wajib dilakukan selama menjalani diet ini:

Makan lebih sedikit dari biasanya

Tidak ada batasan kalori atau pengurangan porsi. Namun, disarankan agar memperbanyak sayuran, biji-bijian, dan ikan untuk memangkas kalori yang masuk ke tubuh, tapi tetap kenyang. Selain itu, tidak dianjurkan juga untuk ngemil karena ada risiko surplus kalori.

Olahraga secara rutin

Untuk olahraga bisa menggunakan K-Pop workout yang lebih banyak menggunakan bodyweight atau beban tubuh. Misal dengan melakukan dance atau gerakan seperti push up, plank, burpee, dan squat.

Membatasi penggunaan minyak

Hindari atau batasi mengonsumsi makanan yang berminyak. Selain itu, batasi bumbu lain seperti saus, salad dressing, atau sejenisnya yang kandungan kalorinya tinggi.

Menghindari makanan manis

Apa pun yang manis mulai dari minuman soda, kue, jus kemasan, hingga es krim harus dihindari karena cenderung tinggi kalori. Selain itu, risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung juga meningkat saat makan sesuatu yang manis berlebihan.

diet ala korea

Manfaat Diet Ala Korea

Jika dilihat lagi, diet tradisional di atas tidak jauh berbeda dengan pola makan GGL. Perbedaannya terlihat pada program olahraganya. GGL menganjurkan kita untuk tetap aktif dan melakukan olahraga resistance. Program olahraganya pun sudah tersedia di aplikasi GGL.

Menjalankan diet ala Korea dianggap memiliki banyak manfaat. Itulah kenapa diet ini bisa dijalankan dalam jangka waktu lama dan menjadi gaya hidup. Berikut beberapa manfaat yang mungkin didapatkan.

  • Membantu menurunkan berat badan.
  • Menurunkan risiko obesitas.
  • Menurunkan risiko penyakit kronis dan kematian.

Diet Ala Artis Korea

Diet ala artis Korea cukup berbeda dari diet tradisional di atas. Sayangnya, diet-diet artis Korea ini tidak dijelaskan secara gamblang. Umumnya pola makan ala artis ini diperoleh dari wawancara sehingga sulit untuk diketahui protokolnya dengan jelas.

Meski demikian, beberapa orang, terutama para penggemar tetap mengikuti dengan harapan memiliki body goal seperti artis idolanya. Berikut beberapa diet ala artis Korea yang banyak diikuti.

Diet IU

Diet IU dilakukan dengan hanya mengonsumsi apel (besar) untuk sarapan, 2 ubi untuk makan siang, dan protein shake untuk makan malam. Dengan menu makan ini, asupan nutrisi yang didapatkan hanya sekitar 500 kalori saja per hari.

Kebutuhan kalori ideal untuk wanita dewasa sekitar 1.600-2.400 per hari. Selanjutnya, defisit kalori idealnya 20-35% dari total kalori yang dibutuhkan tubuh. Artinya untuk melakukan defisit kalori dengan aman, kita harus mengonsumsi 1280-1560 kalori per hari.

Jika kita hanya makan sekitar 500 kalori sehari, defisit yang dilakukan jelas terlalu ekstrem. Dikhawatirkan kondisi malnutrisi bisa terjadi jika diet terus dijalankan. Apalagi jika kita juga aktif seperti IU yang adalah seorang penyanyi dan sering menari saat perform. Kita akan mudah merasa lemas karena kurang energi.

Selain itu, masalah kesehatan seperti meningkatnya risiko obesitas, diabetes, hingga gangguan jantung juga berpotensi kita alami.

Diet Suzy

Diet yang dipopulerkan oleh Bae Suzy mengonsumsi 2 porsi dada ayam, 1 buah ubi, dan 1 gelas susu low fat untuk sarapan. Untuk makan siang berupa 1 mangkuk nasi cokelat dan salad. Terakhir untuk makan malam adalah 2 ubi.

Menu ini jika dihitung hanya memiliki 900-1.000 kalori saja. Ini masih kurang jauh dari batas defisit kalori yang aman untuk kita.

Antara diet tradisional dan diet ala artis Korea ini perbedaannya cukup signifikan. Jika diet tradisional bisa dijadikan bagian dari gaya hidup sehat seperti GGL, diet ala artis Korea justru sebaliknya. Konsumsi kalori yang terlalu sedikit serta variasi makanan yang itu-itu saja bisa membuat kita kurang asupan nutrisi.

Tidak salah kalau kita ingin badan ramping seperti idola kita, tapi memahami bahwa tubuh juga butuh asupan gizi yang cukup jauh lebih penting. Kita tetap bisa menurunkan berat badan tanpa harus melakukan defisit kalori ekstrem dan menahan lapar mati-matian.

Karena tubuh kita butuh energi untuk bergerak, beraktivitas, serta berolahraga, kita harus makan yang cukup. Bahkan saat sedang diet. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan menerapkan program pola makan dan olahraga dari GGL. Kita bisa belajar cara hidup sehat yang tepat.

cara menurunkan berat badan dengan cepat

Adakah Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat?

Menurunkan berat badan sebenarnya adalah perjalanan yang panjang. Waktu dan prosesnya pun berbeda pada setiap orang. Ada yang tekun dan sabar, ada juga yang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat demi mencapai berat badan ideal.

Turun berat badan dalam waktu singkat bukan berarti tidak mungkin. Namun terkadang caranya yang salah. Konsumsi suplemen, obat diet, ataupun makanan pengganti yang bahkan tidak kita tahu apa kandungannya justru bisa menimbulkan masalah kesehatan baru.

Beberapa cara di bawah ini bisa jadi alternatif menurunkan berat badan dengan cepat.

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Intermittent Fasting

Intermittent fasting adalah metode diet di mana kita harus puasa di waktu-waktu tertentu. Diet ini terbukti efektif dalam menurunkan 3-8% berat badan dalam kurun waktu 3 hingga 8 minggu.

Kelebihan dari diet ini adalah fleksibilitas. Kita bisa mengatur sendiri kapan kita akan puasa dan juga dibebaskan untuk makan apa saja saat kita sedang tidak puasa.

Tujuan utama dari diet intermittent fasting adalah pergantian metabolisme. Pada saat kita tidak makan apa pun dalam sehari, tubuh akan langsung mengambil cadangan lemak kita untuk dijadikan energi. Inilah mengapa, jika diet ini dilakukan dengan rutin dan benar, berat badan dan massa lemak kita akan berkurang dengan cepat.

diet air putih menurunkan berat badan dengan cepat

Diet Air Putih

Diet air putih dikenal pula dengan sebutan “water fasting” atau “zero calorie diet”. Sesuai dengan namanya, diet ini hanya memperbolehkan minum air putih sebanyak 2 – 3 liter dalam sehari tanpa makanan ataupun minuman manis lainnya yang mengandung kalori.

Diet air putih bisa memicu autofagi, yakni suatu proses dimana tubuh membersihkan sel yang sudah rusak agar sel-sel baru yang sehat terbentuk kembali. Autofagi juga menurunkan produksi hormon tertentu yang bisa menekan nafsu makan kita.

Untuk menjalani diet ini, air putih yang diminum harus air yang telah dimineralisasi. Ini karena pada saat melakukan diet air putih, tubuh akan kehilangan banyak natrium dan kalium. Air mineral bisa membantu menjaga keseimbangan mineral dalam tubuh.

Selain itu, sebelum menjalankan diet ini, tubuh harus dipastikan dalam kondisi prima. Kondisi tubuh yang prima ini bisa kita dapatkan dengan makan makanan yang sehat dan berolahraga.

Diet air putih terbukti mampu menurunkan masa lemak, berat badan, dan indeks masa tubuh (BMI). Umumnya, disarankan untuk menjalaninya selama 24 – 72 jam. Lebih dari jangka waktu tersebut perlu adanya pendampingan medis dari tenaga kesehatan profesional.

Ultra Low Fat Diet

Ultra low fat diet adalah diet yang membatasi asupan lemak tidak lebih dari 10% dari total asupan kalori harian. Metode diet ini didasari teori bahwa apabila kita ingin menurunkan berat badan, kita harus makan makanan yang rendah kalori.

Lemak adalah makronutrien yang paling tinggi kalorinya. Dua kali lebih tinggi daripada protein dan karbohidrat. Pada saat kita membatasi atau menghindari konsumsi lemak, otomatis jumlah kalori yang kita makan akan turun dengan cukup signifikan.

Sebuah penelitian membuktikan, ultra low fat diet dapat menurunkan berat badan sebanyak 8.7 kg hanya dalam tiga bulan.

Untuk menjalani diet ini, kita hanya perlu menghindari makanan yang mengandung mentega, margarin, krim, ataupun minyak. Makanan tersebut antara lain gorengan, daging yang berlemak, pastries, kue, susu full cream, keju, kacang-kacangan, maupun olahan coklat.

No Carb Diet

Saat menerapkan no carb diet, kita tidak boleh mengonsumsi lebih dari 30 gram karbohidrat dalam sehari. Konsep diet ini lahir dari fakta bahwa karbohidrat yang kita konsumsi (yakni biji-bijian termasuk beras, buah, roti, manisan, pasta, dan sayuran berpati) akan diubah menjadi lemak.

Nah, pada saat kita mengurangi asupan karbohidrat, tubuh otomatis akan mengurangi konversi karbohidrat yang berlebihan ini menjadi asam lemak. Alhasil, penumpukan lemak pun tidak terjadi.

Selain itu, saat konsumsi karbohidrat kita batasi, hormon insulin yang tugasnya “menyimpan lemak” juga dicegah pelepasannya. Seiring berjalannya waktu, lemak dalam tubuh pun akan semakin berkurang.

Sebuah penelitian menemukan no carb diet ampuh menurunkan berat badan 3 – 4 kg lebih banyak daripada mereka yang menjalani diet rendah lemak dalam 6 bulan.

Diet ini bisa dijalani dengan fokus pada makanan tinggi protein dan sayuran. Kita bisa memilih jenis daging hewani tanpa lemak, seafood, telur, keju, dan sayuran berdaun seperti bayam, kubis, sawi, dan lainnya.

Konsumsi Obat Pencahar

Diperkirakan sebanyak 15% orang dewasa rutin mengonsumsi pil diet yang bersifat sebagai pencahar (laxative) untuk mengontrol berat badannya.

Obat pencahar bekerja dengan membantu usus menyerap lebih banyak air dari tubuh ke dalam tinja. Air ini berfungsi untuk melunakkan tinja dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan.

Air yang diserap ke dalam tinja membuat kadarnya di dalam tubuh ikut berkurang. Inilah yang bisa membuat berat badan kita berkurang secara drastis dalam waktu singkat.

Efek Penurunan Berat Badan yang Terlalu Cepat

Cara menurunkan berat badan dengan cepat mungkin bisa membuahkan hasil, tapi belum tentu berat badan yang sudah turun ini bisa kita pertahankan untuk waktu yang lama. Salah-salah, berat badan kita bisa kembali, atau bahkan lebih berat dari sebelumnya.

Alasannya karena diet yang dijalani tidak menjadi bagian dari pola hidup kita. Setiap dari kita pasti memiliki kebiasaan makan yang berbeda-beda. Ada yang harus makan nasi baru merasa kenyang, ada pula yang harus makan sesuatu yang digoreng baru merasa puas.

Selera makan tidak ada yang salah. Namun, bisa jadi keliru apabila kita tidak tahu jumlah kalori yang harus kita makan. Kita boleh kok mengonsumsi nasi, kue, gorengan, dan sebagainya saat diet, asalkan kita tahu batasan jumlahnya.

Tidak semua lemak itu jahat, begitu pula dengan karbohidrat. Jadi setelah kita tahu persis jumlah kalori beserta lemak, karbohidrat, dan protein dengan aplikasi GGL, langkah selanjutnya adalah memilih jenis yang tepat.

Pilih lemak tidak jenuh yang bisa kita dapatkan dari minyak sayur seperti minyak zaitun, minyak kanola, ataupun minyak safflower. Lemak baik sumber omega-3 juga bisa kita dapatkan dari ikan dan biji-bijian.

Selain lemak, pilih juga karbohidrat kompleks yang mengandung serat didalamnya. Ini bisa kita dapatkan dari beras cokelat, jagung, sorghum, oatmeal, maupun ubi manis. Sedangkan untuk protein, pilih yang tidak mengandung tinggi lemak jenuh seperti ayam tanpa kulit, daging merah tanpa lemak, maupun protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan lainnya.

Banyak orang beranggapan kalau semakin cepat tinja dikeluarkan, tubuh tidak memiliki kesempatan untuk menyerap kalori dalam makanan. Itulah mengapa obat pencahar sering digunakan sebagai salah satu usaha menurunkan berat badan.

Padahal anggapan ini salah. Tubuh tetap akan menyerap kalori dari apapun yang kita makan. Selain itu juga, penurunan berat badan yang terjadi karena obat pencahar disebabkan oleh massa air yang berkurang, bukan lemak kita.

Ini artinya, penurunan berat badan yang terjadi bersifat sementara, dan akan kembali seperti semula apabila kita kembali minum dan makan secara normal.

Cara menurunkan berat badan dengan cepat memang ada, tapi jaminan untuk bisa mempertahankannya tidak ada. GGL menyediakan program diet tanpa “menyiksa” yang bisa disesuaikan dengan pola makan kita. Penasaran? Download dan gabung sekarang yuk!

loukoumades camilan kekinian aman dicoba

Rekomendasi Camilan Kekinian yang Masih Aman Dicoba

Camilan kekinian biasanya dicari karena enak dan unik. Sayangnya, kebanyakan camilan populer seperti ini tinggi kalori tapi minim nutrisi. Bahkan, ada camilan kekinian yang jika dikonsumsi terlalu banyak justru bisa berbahaya untuk kesehatan.

Meski kebanyakan camilan berbentuk kecil dan ringan, makanan olahan ini umumnya tinggi gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans. Jika tidak membaca informasi nilai gizi pada kemasan dengan teliti, kita bisa saja makan terlalu banyak dari porsi yang disarankan.

Alternatif Camilan Kekinian yang Bisa Dikonsumsi

Tidak semua camilan kekinian dikategorikan tidak sehat. Ada beberapa yang masih bisa kita konsumsi dengan moderasi. Berikut beberapa rekomendasi makanannya.

1. Loukoumades (Donat Yunani)

Dikenal sebagai donat Yunani, loukoumades merupakan alternatif camilan pengganti donat. Satu buah (50 gram) loukoumades memiliki 166 kalori dan 34 gram karbohidrat, 2 gram lemak, dan 3 gram protein. Untuk kandungan gula sebanyak 15 gram.

Jika ingin makan loukoumades, disarankan untuk tidak menambahkan topping yang mengandung banyak gula. Selain itu, batasi konsumsinya 1-2 buah saja untuk camilan agar tidak melebihi kebutuhan kalori dan batasan asupan gula harian.

2. Cheetos Tahu

Makanan ini bentuknya mirip cheetos, tetapi terbuat dari tahu dan tepung maizena. Kedua bahan ini lalu dicampur dengan sedikit penyedap rasa, lalu digoreng.

Camilan ini sebenarnya cukup sehat selama tidak ditambahkan terlalu banyak garam dan digoreng dengan minyak kelapa (VCO) atau zaitun. Kita dapat membuatnya lebih bergizi dengan menambahkan parutan sayur dan digoreng dengan sedikit minyak atau memakai wajan anti lengket.

3. Bola-Bola Ubi

Satu porsi bola-bola ubi isi keju memiliki kalori sekitar 150. Camilan ini sebagian besar mengandung karbohidrat dari ubi dan tepung sagu. Saat membuat bola-bola ubi sebaiknya tidak menambahkan gula terlalu banyak, karena (100 gram) ubi sudah mengandung 4,18 gram gula.

Lalu, untuk mengurangi kalori dari camilan ini disarankan untuk membatasi keju dan penggunaan minyak untuk menggoreng. Setelah digoreng bisa diletakkan di tisu makanan agar sebagian besar minyaknya terserap.

4. Telur Gulung

Bahan utama telur gulung hanya 2-3 butir telur yang dikocok lepas. Selanjutnya langsung digoreng dan digulung dengan tusuk sate. Kalorinya hanya didapatkan dari telur dan minyak yang dipakai untuk menggoreng.

Untuk meminimalkan kalori, disarankan untuk meniriskan telur gulung setelah digoreng. Jika diperlukan bisa ditaruh di kertas atau tisu masak yang akan menyerap minyak dengan cepat. Selebihnya, perhatikan penggunaan saus dan kecap yang dipakai agar tidak menambah kalori.

5. Bakso Aci

Satu porsi bakso aci (100 gram) mengandung 182 kalori. Sebagian besar kalori berasal dari karbohidrat sebesar 40,49 gram dan lemak 1,61 gram. Dengan kalori yang tidak terlalu banyak ini, baso aci bisa dipakai untuk pengganjal perut di siang atau sore hari.

Sebelum mengonsumsi bakso aci, perhatikan bumbu yang digunakan. Umumnya akan banyak menggunakan bumbu dengan kadar garam tinggi. Untuk menghindari efek buruknya, jangan minum semua kuah baksonya atau pakai sebagian bumbu saja.

Cara Menyiasati Kebiasaan Ngemil agar Lebih Sehat

cara menyiasati kebiasaan ngemil agar lebih sehat

Camilan yang kita konsumsi bisa menyehatkan atau justru memberikan dampak negatif pada tubuh. Untuk menyiasati efek buruk dari kebiasaan ngemil, lakukan beberapa cara berikut ini.

1. Membuat Camilan Sendiri

Membuat camilan sendiri membuat kita tahu bahan yang dipakai. Jadi, kita bisa menyesuaikan bahan yang akan digunakan. Contohnya dengan mengurangi penggunaan gula, garam, atau minyak yang bisa menyebabkan surplus kalori jika dimakan berlebihan.

2. Membatasi Porsi Makan

Batasi konsumsi camilan jenis apa pun meski menyehatkan. Camilan bisa dijatah sekitar 150-250 kalori per porsi. Selanjutnya hindari kebiasaan ngemil sambil melihat TV atau bekerja. Karena bisa membuat kita sulit merasa kenyang dan cenderung makan lebih banyak.

3. Menggunakan Bahan Pengganti yang Lebih Sehat

Gunakan bahan pengganti yang menyehatkan. Misal mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun atau minyak kanola. Selain itu bisa mengganti gula pasir dengan gula rendah kalori seperti stevia.

4. Memperhatikan Kandungan Bahan Tertentu

Selalu perhatikan kandungan camilan sebelum memakannya. Waspadai minyak atau garam jika memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Selain itu, jika memiliki risiko tinggi mengalami diabetes, hindari yang banyak gulanya.

Dengan siasat di atas, kita masih bisa menikmati camilan kekinian dengan cara yang aman. Pastikan juga kita makan dengan kenyang saat makan pagi, siang, dan malam. Perhatikan makanan dan porsi yang dikonsumsi dengan bantuan aplikasi GGL agar kalori yang masuk ke tubuh tidak kebablasan.