Program Diet Sehat

4 Manfaat Jalan Kaki untuk Diet

Aktif bergerak sangat penting untuk dilakukan, terutama saat kita lagi diet. Salah satu aktivitas gerak yang mudah dan bisa dilakukan dengan konsisten adalah jalan kaki. Tidak makan biaya, kecil risiko kecelakaan, serta bisa dilakukan di manapun dan oleh siapapun. Salah satu manfaat jalan kaki untuk diet adalah dapat membantu tubuh jadi lebih bugar dan sehat.

Selain itu, masih ada 4 manfaat lain, loh. Mari kita cek satu-satu!

Menciptakan Kebiasaan Aktif

Jalan kaki adalah aktivitas fisik bukan olahraga yang tidak membuat kita cepat lelah. Hal tersebut terjadi karena tempo geraknya yang tidak terlalu cepat. Karena tidak cepat lelah, kita juga cenderung tidak cepat untuk merasa lapar. Tidak cepat lapar walau sedang bergerak aktif tentu bermanfaat bagi diet yang kita jalankan.

Selain itu, karena tidak mudah lelah dan tidak mudah lapar, kita juga akan lebih terbiasa melakukan aktivitas yang satu ini. Lama-kelamaan aktivitas berjalan kaki ini bisa jadi rutinitas. Lalu akhirnya menjadi kebiasaan baru untuk membuat tubuh tetap aktif.

manfaat jalan kaki membakar kalori

Jalan Kaki Bantu Bakar Kalori

Faktanya, baik banyak maupun sedikit, langkah kaki akan menghabiskan energi.  Walau dilakukan dengan kecepatan berapapun, juga tetap menghabiskan energi. Dengan kata lain, akan terjadi pembakaran kalori saat berjalan kaki. Karena berjalan kaki membantu tubuh membakar kalori, secara tidak langsung juga berarti berat badan bisa menurun.

Sebagai contoh saja. Saat berjalan kaki selama 1 jam, seorang perempuan bisa membakar hingga 210 kalori. Sementara itu, dengan durasi yang sama, pria bisa membakar hingga 246 kalori. Jumlah yang cukup banyak, bukan? Jika dilakukan dengan konsisten pastinya akan memberikan dampak yang besar dalam proses penurunan berat badan.

Jalan Kaki dapat Memperkuat Tulang

Rutin berjalan kaki dapat menjadi latihan ketahanan yang baik bagi tubuh kita, khususnya memperkuat kekuatan tulang. Tidak hanya tulang saja, otot-otot kaki, hingga sendi juga makin kuat. Jika jalan kaki jadi kebiasaan kita sehari-hari, salah satu manfaat jangka panjangnya adalah kita punya tubuh yang kuat.

Karena tubuh sudah terbiasa bergerak, melakukan olahraga tidak akan sulit buat kita. Tulang, otot, dan sendi-sendi yang kuat bisa membantu kita berolahraga lebih baik. Hal tersebut juga sangat membantu program diet kita yang memerlukan untuk aktif berolahraga.

Baik untuk Kesehatan Emosional

Terakhir, manfaat jalan kaki untuk diet ternyata tidak hanya perkara fisik saja, tetapi juga emosional. Saat berjalan kaki, jantung bekerja lebih baik seperti yang dibahas di atas. Sirkulasi darah juga jadi baik, termasuk sirkulasi darah di otak. Efeknya, salah satu sumbu yang memicu stres di otak akan dibuat jadi lebih tenang.

Kita akan merasa lebih baik ketika sedang berjalan kaki. Berjalan kaki juga dapat memperbaiki mood, mengurangi kecemasan bahkan depresi. Program diet yang sedang kamu lakukan pun jadi terasa lebih menyenangkan.

So, tunggu apa lagi? Nikmati waktu luangmu dengan berjalan kaki. Sisipkan juga jalan kaki di sela-sela rutinitas harianmu. Mulai dari berjalan kaki saat pergi atau pulang kerja, berjalan kaki di dalam rumah, atau di tempat berbelanja.

GGL sendiri juga menyarankan hal yang sama. Yakni berjalan kaki sebanyak 10.000 langkah setiap hari. Ini sama saja dengan berjalan kaki selama 1,5 – 2 jam atau sejauh 8 km setiap harinya. Aktivitas harian kamu juga sudah terhitung di sini. Dengan begini kamu juga bisa menikmati manfaat jalan kaki yang sudah dibahas di atas.

Sumber
1. https://journals.lww.com/acsm-msse/Fulltext/2008/07002/The_Importance_of_Walking_to_Public_Health.2.aspx
2. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/9181668/
3. https://www.healthline.com/health/calories-burned-walking#calories-burned
4. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15518309/

Related Posts

Shopping Basket