Program Diet Sehat

Apakah Obesitas Disebabkan Faktor Keturunan?

Keturunan atau genetik adalah faktor penentu mengapa penampilan fisik kamu saat ini cenderung identik dengan kedua orang tuamu. Tapi apa benar obesitas disebabkan oleh faktor keturunan? Baca artikel ini sampai habis, ya!

Jawabannya adalah ya, beberapa penelitian memang membuktikan bahwa genetik bisa jadi salah satu penyebab masalah pada berat badan. Jadi, apabila orangtuamu mengalami obesitas, kemungkinan besar kamu juga akan mengalami obesitas. Namun obesitas tentu tidak terjadi tanpa faktor lain seperti asupan makan berlebih dan aktivitas fisik yang kurang.

Apakah Gen Obesitas itu Ada?

Peneliti menemukan bahwa FTO atau Fat Mass and Obesity-Associated sebagai variasi gen yang berkaitan langsung pada kejadian obesitas. Orang yang memiliki gen FTO memiliki risiko 20-30% lebih besar mengalami obesitas daripada orang yang tidak.

Gen lain seperti MC4R dan PPARG juga dapat merangsang nafsu makan berlebihan dan merangsang perkembangan jaringan lemak. Selain tiga jenis gen tersebut, 50 jenis gen lainnya juga digadang-gadang menjadi penyebab terjadinya obesitas pada seseorang.

Untungnya memiliki gen penyebeb obesitas tersebut bukan berarti kegemukan adalah takdir yang tidak bisa kita ubah lagi. Faktanya, sejauh ini genetik hanya memberikan kontribusi kecil terhadap risiko obesitas. Pola hidup salah yang justru dapat “mengaktifkan” gen obesitas yang mungkin kita miliki.

Bagaimana Pola Hidup dapat Mempengaruhi Gen Obesitas yang Ada?

Kegemukan dan obesitas merupakan hasil dari ketidakseimbangan energi dalam jangka panjang, dimana jumlah energi yang masuk dari makanan yang kita konsumsi, lebih banyak daripada jumlah energi yang dipakai tubuh untuk beraktivitas fisik dan menjaga fungsi organ agar kita tetap hidup.

Selain genetik yang diturunkan, kebiasaan dan pola hidup dalam keluarga sangat berdampak pada terjadinya obesitas. Anggota keluarga dengan berat badan berlebih akan cenderung menyajikan makanan berlemak dengan porsi besar setiap kali makan. Studi lain juga menegaskan bahwa kebiasaan tidak aktif bergerak dalam sebuah keluarga bisa menjadi faktor utama dalam meningkatnya risiko obesitas pada anak.

Pola hidup di era modern saat ini seperti makan terlalu cepat, kurang tidur, tingkat stress yang tinggi, dan kurangnya aktivitas fisik juga dapat mendukung tubuh kita dalam membuat cadangan energi berupa lemak. Hal-hal tersebutlah yang meningkatkan masalah obesitas di seluruh dunia.

Obesitas Disebabkan Faktor Keturunan

1. Pengaruh Aktivitas Fisik pada Gen Obesitas

Walaupun gen FTO  meningkatkan risiko kejadian obesitas, tidak berarti kita kehilangan harapan untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Sebuah studi membuktikan bahwa mereka yang berusaha untuk bergerak aktif  walaupun membawa gen FTO, dapat menurunkan risiko terjadinya obesitas sebesar 30% daripada mereka yang membawa gen FTO namun tidak aktif bergerak.

Penelitian lain juga membuktikan aktivitas fisik seperti satu jam melakukan jogging atau berenang setiap minggu dapat menurunkan BMI (Body Mass Index) sekitar 0,5 kg/m2 pada orang yang secara genetik memiliki risiko mengalami obesitas.

2. Pengaruh Kebiasaan Makan pada Gen Obesitas

Orang yang membawa gen FTO cenderung memiliki nafsu makan yang lebih tinggi sehingga jumlah asupan makanan yang dimakan pun lebih banyak. Pembawa gen ini juga akan cenderung lebih memilih makanan pada energi yang tinggi lemak dan tinggi karbohidrat. Sebaliknya juga, apabila kamu makan makanan yang tinggi lemak, kamu akan mengaktifkan gen FTO.

Cara untuk memutus “lingkaran setan” tersebut adalah dengan memperhatikan komposisi seimbang pada makanan kita sehari-hari dan rutin melakukan aktivitas fisik. Kombinasi keduanya dapat mengubah kecenderungan terjadinya obesitas pada individu pembawa gen FTO.

Sekarang kita semakin tahu bahwa walaupun genetik memiliki peran dalam terjadinya obesitas maupun overweight, efeknya cenderung sangat kecil dan bahkan tidak akan berpengaruh pada penampilan fisik kita. Usahakanlah untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup dan rutin berolahraga. Aplikasi GGL dapat membantumu menentukan kebutuhan gizi secara akurat serta menyediakan  berbagai program olahraga yang mudah kamu ikuti. Yuk gabung sekarang!

Sumber
1. https://academic.oup.com/ajcn/article/90/5/1418/4598172?login=false
2. https://psychology.tcd.ie/spj/past_issues/issue02/Reviews/(9)%20Grainne%20Fleming.pdf
3. https://www.cdc.gov/genomics/resources/diseases/obesity/obesedit.htm
4. https://www.nature.com/articles/srep18672
5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3206047/
6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4111078/
7. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4126304/
8. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7449073/
9. https://watermark.silverchair.com/675.pdf?token=AQECAHi208BE49Ooan9kkhW_Ercy7Dm3ZL_9Cf3qfKAc485ysgAAArAwggKsBgkqhkiG9w0BBwagggKdMIICmQIBADCCApIGCSqGSIb3DQEHATAeBglghkgBZQMEAS4wEQQMaSSAL-nFYjiAajrTAgEQgIICY7KLcHbaA-Rp2XX7Or1fuHb1EmgtA8T6I1GB7ySz5Siu8uY3C3M51rCW-PsbK4sWl54jMrPI_TjGXX7YfxnybVB7kVihJjYVw5dYBhtDSpeSC1fpC3gm1IJU4EoXPvuSuJ3KURB1UeCBoBv-ja02DPH0FoghHqeRP_p_MkWNsMrBmppInU_JDZWQZjRSIOFpLQrsHDhYpVfMMnDNHikr6ZJMSVlsWdWS_j5g4c7Mvn4CYh3emmOjz-h1MjLIYhpJVIJCuReFLlzO16OpjoByqjsrAEByhJmJ_Es5cCsahDvLjLWLUlGgAq65YxZ0d9vsass52vykoqOcmIxeF_axgBXVMyMZLzSCTZ9FAMTnrYl5B3EVDFGWsNythd9EimqOwygLrHSBoA3yQNgtWIP8z9WAcrup49qmN1OLyyhZZmpaUQSdE_lUnkqZuS8pBfNnC4BvADvffVjW-PVPxhfJTHJcmuTSbTY8qXrg3PEBdhxB8ZBWJsxuRLFipfS0ZNpsObsX9Jqf_7RwKhQW5oSAE-PvpcdQhOcw88drN4_H4pCPp1eerhwOK4tcYOV-RSca7oSWLvQRm65UQm9MBdAgdJW58xl8Z1q-zan2wYZnYX4pK_66lt36j7sxINt4_OKezUD2io8jNjyNcX4roS8XHEgO5vCOC9IvP9Hk-4AXOpJrttVLTiDDGJAkLMyI4tEp84dyaXvidJTezXhqGodNG1bWGLX6IOwH3OKnPjxBi1JTo5vtjdleWbsuom9EzpLogwWuK5me4kI07RPZr-6ar_JqyY01m-yADj9PSR_255qKB45b

Related Posts

Shopping Basket