Program Diet Sehat

Kenapa Berat Badan Naik Setelah Berolahraga?

Ada banyak alasan orang berolahraga. Karena ingin beralih ke gaya hidup yang lebih sehat, menurunkan berat badan, atau bahkan menambah berat badan. Khusus untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan, salah satu cara yang dijadikan patokan progres adalah angka di timbangan. Tapi kita barangkali pernah mengalami kondisi di mana berat badan naik setelah berolahraga.

Apa yang terjadi? Bukankah saat berolahraga tubuh kita membakar lemak dan kalori? Lalu kenapa berat badan naik setelah berolahraga? Ini dia beberapa penyebabnya

Inilah Alasan Berat Badan Naik Berat Badan Naik Setelah Berolahraga

Terjadi Retensi Air

Berolahraga dapat menyebabkan retensi air (water retention), namun sifatnya hanya sementara. Saat kita berolahraga otot akan mengalami micro tears. Ini adalah kondisi yang wajar. Tubuh lalu merespons dengan cara menahan air untuk proses pemulihan.

Retensi air yang terjadi inilah yang menyebabkan berat badan naik saat ditimbang. Selain micro tears, peradangan juga terjadi pada otot. Peradangan ini terjadi di sekitar serat otot yang mengalami micro tears. Retensi air juga terjadi untuk menyembuhkan peradangan yang terjadi ini.

Kenapa Berat Badan Naik Setelah Berolahraga

Berat Badan Naik Karena Penggunaan Suplemen

Ada beberapa orang yang juga mengonsumsi suplemen setelah berolahraga. Jika kita salah satunya, ini bisa jadi alasan kenapa berat badan naik setelah berolahraga. Umumnya suplemen yang kita konsumsi mempunyai bobot, dan mengandung karbohidrat. Ini karena karbohidrat dibutuhkan untuk memulihkan glikogen pada otot.

Baca Juga : Suplemen Penurun Berat Badan, Apakah Benar Efektif ?

Namun yang perlu diketahui adalah, setiap gram glikogen yang disimpan tubuh akan menahan 3 gram air (retensi air) bersamanya. Respons tubuh yang menahan air inilah yang akan berdampak pada berat badan. Tidak hanya suplemen saja, semua karbohidrat memiliki efek yang sama. Ini adalah proses pemulihan yang normal dan sehat, bukan sesuatu yang harus dihindari.

Makanan yang Belum Selesai Dicerna

Sama halnya dengan makan setelah berolahraga, jangan heran kalau berat badan kita cenderung naik.

Bobot makanan yang baru saja kita konsumsi ini sudah pasti akan mempengaruhi berat badan walau sedikit. Belum lagi fakta kalau makanan yang mengandung serat tidak larut (insoluble fiber) juga diketahui dapat meningkatkan bobot tinja yang lagi-lagi bisa menambah sedikit berat badan kita.

Pada dasarnya, penyebab kenapa berat badan naik setelah berolahraga ini sifatnya hanya sementara. Alasan terjadinya peningkatan berat badan pun merupakan respons wajar dari tubuh. Selain itu, berat badan yang naik pun tidak terlalu banyak, jadi tidak ada alasan untuk khawatir.

Berat Badan Naik Setelah olahraga

Bertambahnya Bobot Otot

Melakukan latihan resistance saat berolahraga dapat membantu tubuh untuk membentuk massa otot. Konsumsi makanan tinggi protein juga dapat membantu proses pembentukan massa otot ini. Makin banyak massa otot yang terbentuk, tidak heran jika berat badanmu pun cenderung meningkat.

Namun, karena sifat otot yang lebih padat daripada lemak, kita tetap akan merasakan perbedaan. Perbedaan yang dimaksud adalah, sekalipun berat badan naik saat ditimbang, lingkar badan cenderung berkurang saat diukur. Otot yang padat tidak memakan banyak ruang seperti lemak yang membuat tubuh terlihat besar.

Itu sebabnya selain menimbang berat badan, ada baiknya kita juga mengukur lingkar badan untuk dijadikan patokan progres.

Baca Juga :  Cara Menaikkan Berat Badan

Perlu diingat juga bahwa setiap harinya berat badan kita dapat berubah-ubah dan sangat fluktuatif. Beberapa penyebabnya pun tidak begitu berbeda dengan poin-poin yang sudah dijelaskan di atas. Untuk mendapatkan informasi berat badan yang lebih akurat, menimbanglah sekali seminggu di pagi hari begitu bangun dan buang air kecil di mana tubuh dalam kondisi sama.

Dengan mengetahui penyebab berat badan naik setelah berolahraga ini, mudah-mudahan kita tidak enggan lagi melanjutkan berolahraga. Jika kebingungan harus memulai olahraga seperti apa, coba terapkan program low impact dari GGL. Intensitasnya ringan dan cocok untuk orang obesitas atau pemula yang baru mulai berolahraga.

Sumber
1. https://dexalytics.com/news/muscle-density-muscle-quality/
2. https://health.clevelandclinic.org/just-started-exercising-gaining-weight/
3. https://link.springer.com/article/10.1007/s00421-015-3175-z
4. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22777332/
5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22958314/
6. https://www.wjgnet.com/1007-9327/full/v18/i33/4593.htm

Related Posts

Shopping Basket