Cara Turunkan Asam Urat untuk Redakan Rasa Nyeri

cara turunkan asam urat

Siapa bilang asam urat itu penyakit orang tua? Buktinya data dari World Health Organization (WHO, 2015) menyebutkan kalau ada 32% orang di bawah 34 tahun yang mengalami asam urat. Itu sebabnya kita semua, tua atau muda, perlu tahu cara turunkan asam urat yang tepat.

Penyebab umum terjadinya asam urat adalah kandungan purin yang terlalu banyak di dalam tubuh. Tingginya kadar purin dapat menghambat upaya ginjal untuk membuang zat ini (agar kadarnya tetap seimbang). Ini akan memicu kristal asam urat menumpuk di area sendi.

Umumnya orang yang menderita asam urat akan merasakan nyeri yang tiba-tiba muncul pada area persendian, pembengkakan, serta kulit memanas. Untuk mengurangi rasa nyeri ini, berikut beberapa cara yang bisa kita terapkan.

Disclaimer: Disarankan untuk tetap memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosa serta perawatan dan pengobatan yang akurat. Karena kondisi tubuh serta gejala asam urat bisa beragam pada setiap orang.

Jaga Asupan Makanan Sehari-hari

Untuk mencegah kadar purin meningkat di dalam tubuh, penting bagi kita untuk tetap menjaga asupan. Tidak hanya makanan yang mengandung purin saja, ada juga beberapa makanan lain yang tidak mengandung purin namun perlu dihindari. Ini karena beberapa makanan tersebut berpotensi memicu asam urat.

Berikut cara turunkan asam urat, yakni dengan menghindari daftar makanan berikut.

  • Hindari makanan yang mengandung pemanis buatan. Kurangi juga konsumsi jus buah yang banyak mengandung high-fructose corn syrup.
  • Kurangi konsumsi lemak jenuh dari daging merah, ayam, serta produk susu tinggi lemak. Batasi juga konsumsi makanan berminyak (digoreng).
  • Jeroan, hati, serta roti manis disebutkan memiliki kadar purin yang tinggi. Sebaiknya dihindari.
  • Ada juga beberapa makanan laut yang tinggi purin. Beberapa di antaranya termasuk ikan teri, kerang, sarden, dan tuna kaleng.

Sebaliknya, beberapa makanan berikut bisa kita konsumsi untuk membantu redakan kondisi asam urat.

  • Produk susu rendah lemak.
  • Daging ayam tanpa lemak.
  • Kacang kedelai.
  • Buah-buahan: jeruk, lemon, cherry, berry.
  • Berbagai jenis sayuran. Purin dalam sayuran disebutkan tidak memicu peningkatan kadar asam urat layaknya purin dari makanan hewani.
  • Walau ada ikan yang tinggi purin, ternyata ada juga beberapa jenis ikan yang masih aman dikonsumsi. Contohnya; ikan sebelah (flounder), lele, salmon, dan sole. Ikan-ikan ini bergizi dan baik untuk kesehatan.

Pilih Minuman yang Tepat

Jangan malas minum air putih! Minum lebih banyak air putih bisa bantu redakan asam urat. Salah satu alasannya karena air yang kita minum berkontribusi jadi pelumas pada area sendi yang bisa mengurangi rasa nyeri di sana.

Pastikan kita mendapat asupan air putih sebanyak 4,1-6 liter per hari.

Tidak hanya itu, air putih juga dapat membantu meredakan asam urat dengan mengencerkannya. Semakin encer, akan semakin mudah pula bagi ginjal untuk mengeluarkan asam urat dan mencegah pembentukan kristal serta nyeri pada sendi.

Boston University School of Medicine Study melakukan survey yang hasilnya menunjukkan bahwa, orang yang minum lebih dari 8 gelas (sekitar 2 liter) air putih sehari mengalami penurunan serangan asam urat hingga 48%.

Sebaliknya, minuman yang sebaiknya kita hindari adalah minuman manis dan minuman beralkohol, seperti soda dan bir. Dua jenis minuman ini dapat memicu asam urat. Minuman beralkohol terutama, dapat memicu asam urat kambuh kembali di masa depan.

Untuk kopi, masih bisa dikonsumsi selama dalam moderasi. Ini karena kopi disebutkan aman, dan berpotensi menekan risiko terjadinya asam urat. Namun, pastikan kopi yang diminum tidak menggunakan gula, krimer, atau topping lainnya.

cara turunkan asam urat

Menurunkan Berat Badan

Kelebihan berat badan dan obesitas ternyata dapat meningkatkan risiko asam urat. Ini karena tumpukan lemak perut menghasilkan bahan kimia yang disebutkan dapat memicu peradangan. Itu sebabnya kita disarankan untuk mengurangi atau menjaga berat badan tetap ideal.

Orang yang lebih gemuk lebih berisiko mengalami asam urat 10 tahun lebih awal daripada mereka yang berat badannya normal. Semakin berat bobot badan kita, semakin menurun efisiensi kerja ginjal kita. Alhasil orang gemuk memiliki risiko 10 kali lebih banyak mengalami asam urat.

Selain asam urat, berat badan berlebih ini juga bisa membuat kita berisiko mengalami beberapa penyakit lainnya seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Pemulihan dengan Pengobatan

Selain pola makan, konsumsi obat-obatan juga bisa meningkatkan risiko asam urat. Obat-obatan yang dimaksud termasuk obat diuretik, aspirin dengan dosis rendah, cyclosporine, serta niasin dalam dosis besar.

Jika ada dari kita yang mengonsumsi obat-obatan di atas, berkonsultasi dengan dokter adalah solusi paling tepat untuk menemukan metode perawatan yang sesuai.

Pengobatan yang dilakukan oleh dokter biasanya akan berfokus untuk mengurangi rasa nyeri serta mencegah asam urat kambuh lagi. Pengobatan juga bisa berfokus untuk mengatasi kerusakan pada persendian.

Dalam kondisi yang lebih parah, pengobatan medis akan dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Komplikasi asam urat bisa menyerang jantung dan ginjal.

Berolahraga dengan Rutin

Biasanya, kita memang tidak disarankan untuk berolahraga saat mengalami asam urat. Karena asam urat menyerang area persendian, akibatnya tubuh cenderung sulit untuk bergerak. Apalagi jika harus melakukan aktivitas fisik yang berat.

Oleh sebab itu, berolahraga bisa dilakukan sebagai bentuk pemulihan setelah asam urat sudah sembuh. Tentunya bisa kita mulai dengan olahraga yang ringan. Tujuannya untuk mengembalikan kekuatan serta pergerakan otot-otot di sekitar sendi.

Program low impact dari GGL bisa jadi salah satu opsi untuk mulai berolahraga dengan intensitas yang ringan. Karena gerakannya sederhana, kita bisa melakukannya dengan nyaman di rumah. Untuk menjaga asupan makan pun bisa memakai aplikasi GGL.

Intinya, cara turunkan asam urat di atas sebenarnya menuntut kita untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Mulai dari menjaga asupan hingga berolahraga. Bagikan artikel ini untuk orang terdekat, agar mereka tahu bagaimana cara efektif atasi asam urat yang mengganggu.

Sumber
1. https://goutandyou.com/gout-and-water/
2. https://www.arthritis.org/health-wellness/about-arthritis/related-conditions/other-diseases/how-fat-affects-gout
3. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjUrPCQw8n2AhU47XMBHS4-BRkQFnoECAwQAw&url=http%3A%2F%2Fojs.uho.ac.id%2Findex.php%2FJIMKESMAS%2Farticle%2Fdownload%2F3925%2F3003%23%3A~%3Atext%3DPenyakit%2520asam%2520urat%2520diperkirakan%2520terjadi%2C%2525%2520(WHO%252C%25202015).&usg=AOvVaw2qoQVRrDpTpixp4dUdxvFw
4. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524
5. https://www.medicinenet.com/gout_and_exercise/ask.htm
6. https://www.niams.nih.gov/health-topics/gout
7. https://www.researchgate.net/publication/276113741_Diet_in_hyperuricemia_and_gout_-_Myths_and_facts
Shopping Basket