Program Diet Sehat

3 Fungsi Karbohidrat yang Paling Utama Bagi Tubuh

Fungsi karbohidrat yang penting bagi tubuh jadi alasan kenapa nutrisi yang satu ini tidak bisa dihilangkan sama sekali dari asupan harian. Kita juga tidak perlu takut pada anggapan bahwa karbohidrat bikin gemuk. Karena anggapan itu tidak benar selama kita mengonsumsi karbohidrat dengan moderasi, dan bersumber dari makanan utuh.

Sebagai salah satu dari tiga makronutrien penting (karbohidrat, protein, lemak) yang dibutuhkan tubuh, kurang asupan karbohidrat tentu akan berdampak pada tubuh kita. Dampak yang dirasakan tubuh ini termasuk kekurangan energi dan kelelahan, mengalami konstipasi, dan defisiensi mikronutrien. Ujung-ujungnya kita juga bisa jatuh sakit.

Agar tidak salah kaprah lagi dengan karbohidrat, mari kenali tiga fungsi karbohidrat bagi tubuh dalam ulasan di bawah ini.

1. Sumber Energi Tubuh

Dari ketiga makronutrien yang penting bagi tubuh, karbohidrat adalah sumber energi utama yang dibutuhkan manusia. Ini artinya, asupan karbohidrat jadi bahan bakar utama agar tubuh dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Selain itu, glukosa yang diperoleh dari asupan karbohidrat juga dibutuhkan oleh beberapa organ penting. Salah satunya adalah otak.

Asupan karbohidrat dari makanan yang kita konsumsi akan diproses oleh tubuh (dipecah) menjadi gula sederhana yang akan diserap ke dalam aliran darah. Ini memicu kadar gula darah meningkat setelah mengonsumsi karbohidrat atau makanan dengan kandungan karbohidrat. Berikutnya, pankreas akan merespons dengan melepaskan hormon insulin.

Hormon insulin lalu bertindak memindahkan gula dari dalam darah ke dalam sel. Gula yang sudah berada di dalam sel inilah yang kemudian digunakan sebagai sumber energi. Memungkinkan setiap bagian tubuh menjalankan fungsinya.

Namun, perlu kita ingat kalau karbohidrat juga terkandung pada kebanyakan makanan dan minuman olahan. Jadi pastikan kalau sumber energi yang kita dapatkan berasal dari karbohidrat yang tepat, yakni dari makanan utuh. Karbohidrat pada makanan utuh butuh waktu lebih lama untuk diproses daripada karbohidrat pada makanan olahan.

Itu sebabnya tubuh bisa menyerap lebih banyak energi dan kenyang lebih lama jika mengonsumsi karbohidrat dari makanan utuh.

2. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Ada tiga jenis karbohidrat, yaitu gula (karbohidrat sederhana), pati (karbohidrat kompleks), dan serat. Saat dicerna tubuh, gula dan pati akan dipecah menjadi glukosa, sementara serat tidak dipecah. Konsumsi karbohidrat dalam bentuk serat disebutkan bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan.

Serat menjaga fungsi usus dan membantu menambah bobot, ukuran, dan melembutkan tinja agar mudah dikeluarkan. Dengan begini mengonsumsi serat dapat membantu mengurangi risiko sembelit dan wasir. Selain itu, karena serat tidak dipecah melainkan difermentasi di usus besar, ini disebutkan dapat membantu mencegah risiko penyakit pada usus besar.

3. Membantu Pertumbuhan Otot

Olahraga resistance (ketahanan) adalah olahraga yang berfokus pada ketahanan dan kekuatan tubuh. Jenis olahraga yang satu ini disebutkan dapat mengurangi lemak, meningkatkan metabolisme, bahkan menurunkan tekanan darah. Namun fungsi olahraga resistance yang utama adalah kontribusinya pada pertumbuhan otot dan peningkatan kekuatan otot itu sendiri.

Untuk dapat berolahraga, terutama saat melakukan jenis olahraga yang membutuhkan ketahanan ekstra, tubuh akan membutuhkan energi. Pada saat inilah tubuh akan menggunakan glikogen. Glikogen adalah energi dari konsumsi karbohidrat yang dicadangkan di dalam otot. Glikogen adalah sumber energi penting saat berolahraga.

Ini dia fungsi karbohidrat lainnya yang tidak kalah penting. Mengonsumsi karbohidrat membantu memaksimalkan cadangan glikogen di dalam otot. Konsumsi karbohidrat dapat dilakukan langsung setelah berolahraga. Mengonsumsi karbohidrat secepat mungkin setelah berolahraga sangat penting.

Dari ulasan di atas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi karbohidrat. Pertama, sumber karbohidrat dari makanan utuh adalah karbohidrat yang terbaik. Kedua, perhatikan jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Perbanyak konsumsi serat lalu pati dibandingkan gula.

Lalu, catatan yang ketiga adalah tetap menjaga moderasi konsumsi dan menyeimbangkan dengan nutrisi lainnya. Dengan begini kita bisa mendapat fungsi karbohidrat dengan lebih maksimal. Gunakan juga bantuan aplikasi GGL untuk mendapat informasi kandungan dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari.

Sumber

1. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12831709/
2. https://academic.oup.com/ajcn/article-abstract/59/3/682S/4732269?redirectedFrom=fulltext
3. https://www.healthline.com/health/carbohydrate-digestion
4. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/carbohydrates
5.https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983
6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3905295/

Related Posts

Shopping Basket