Program Diet Sehat

Ini Manfaat Vitamin C yang Mungkin Belum Kamu Tahu!

Bicara soal manfaat vitamin C, hampir semua orang sudah tahu dan sadar akan pentingnya vitamin ini. Namun, vitamin C juga memiliki banyak manfaat yang tidak semua orang tahu! Vitamin C adalah vitamin larut air yang berperan penting dalam banyak proses fisiologis manusia.

Karena sifatnya yang larut air ini, vitamin C tidak disimpan di dalam tubuh. Vitamin C akan dibuang melalui urine apabila jumlahnya berlebihan di tubuh. Itulah kenapa kita butuh asupan vitamin C setiap hari.

Kenapa Kita Perlu Vitamin C?

Dari semua jenis vitamin, vitamin C bisa dibilang paling populer dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Ini karena vitamin C bisa berperan sebagai antioksidan. Apa itu antioksidan? Antioksidan adalah senyawa yang bisa mengikat radikal bebas dan mencegahnya menempel pada sel-sel tubuh kita.

Radikal bebas bisa kita dapatkan dari paparan sinar matahari, asap rokok, asap kendaraan, polusi, maupun dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Tidak hanya menurunkan kekebalan tubuh, radikal bebas bisa menyebabkan peradangan hingga penyakit tertentu seperti kanker dan penyakit jantung.

Vitamin C juga membentuk kolagen yang membuat luka cepat sembuh. Selain itu, vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Bagi kita yang menderita anemia (kurang darah) atau vegetarian yang tidak mendapat cukup zat besi dari protein hewani, kita membutuhkan vitamin C untuk mencegah dan mengobati penyakit anemia.

Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan

Hampir semua orang tahu bahwa vitamin C dapat menjaga kekebalan tubuh. Namun tidak banyak orang tahu kalau vitamin C berperan penting dalam menurunkan berat badan. Saat menurunkan berat badan, kebanyakan dari kita hanya peduli pada jumlah kalori yang dikonsumsi. Kita sering lupa bahwa mikronutrien, yakni vitamin dan mineral, juga berkontribusi pada progres diet kita.

Manfaat vitamin C dalam menurunkan berat badan sudah banyak dibuktikan oleh beberapa penelitian. Obesitas atau kelebihan berat badan dianggap sebagai penyakit inflamasi tingkat rendah. Seperti yang sudah kita bahas di atas, vitamin C yang berperan sebagai antioksidan ini bisa meringankan peradangan (inflamasi) yang terjadi karena berat badan yang berlebih.

Sebuah penelitian oleh Journal of Nutritional Science and Vitaminology menyebutkan bahwa orang yang memiliki kadar vitamin C yang cukup dalam tubuh bisa membakar 30% lemak lebih banyak saat berolahraga daripada mereka yang tidak memiliki cukup vitamin C. Kadar vitamin C yang rendah dalam darah juga sering dikaitkan dengan peningkatan massa lemak di daerah perut, pinggang, dan pinggul.

vitamin c membakar lemak tubuh

Cara Memperoleh Manfaat Vitamin C

Tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri. Vitamin C didapatkan sepenuhnya dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Memperoleh vitamin C dari makanan sehari-hari itu tidak sulit kok, karena vitamin C tersebar di berbagai bahan makanan. Sumber makanan nabati mengandung vitamin C yang lebih tinggi (hingga 5000 mg/100 g) dibandingkan sumber makanan hewani (<30-40 mg/100 g).

Namun, vitamin C mudah rusak karena penyimpanan dan pemanasan yang berlebihan. Untungnya, beberapa sumber vitamin C yakni buah-buahan seperti jeruk, kiwi, mangga, pepaya, nanas, dan stroberi, serta sayuran seperti brokoli, brussel sprout, kembang kol, paprika, tomat, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya bisa di konsumsi secara mentah. Jika ingin memasaknya, mengukus atau memasak dengan microwave bisa meminimalkan kerusakan vitamin C pada makanan.

Kalau kita adalah individu sehat yang tidak memiliki pantangan makanan atau kondisi medis tertentu, mencukupi kebutuhan vitamin C hanya dari makanan utuh sudah lebih dari cukup. Namun jika kita memiliki pantangan makanan tertentu karena alasan kesehatan atau memiliki kebiasaan merokok dan terpapar polusi yang berlebihan, mencukupi vitamin C melalui suplemen mungkin diperlukan. Untuk lebih jelasnya, kita bisa mengonsultasikan dengan dokter terkait ini.

Pastikan suplemen vitamin C yang kita pilih adalah yang memiliki kualitas tinggi dan berasal dari pabrik farmasi yang dapat dipercaya. Kita juga harus tahu kebutuhan vitamin C kita. Umumnya orang dewasa hanya membutuhkan sekitar 75-90 mg per hari. Perlu diingat, mengonsumsi suplemen vitamin C dengan dosis tinggi tidak akan membuat tubuh kita semakin kebal, karena pada akhirnya kelebihan vitamin C akan dibuang tubuh melalui urine.

Jika memungkinkan, tetap usahakan untuk memperoleh vitamin C secara alami dari sayur dan buah yang tinggi akan vitamin. Tidak hanya manfaat vitamin C yang kita dapat, berbagai vitamin dan mineral lainnya serta serat juga akan kita dapatkan. Aplikasi GGL bisa membantu kita mencatat asupan sayur dan buah kita dengan fitur mean plan-nya. Download sekarang di Play Store atau App Store, ya!

Sumber
1. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/
2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5707683/
3. https://www.researchgate.net/publication/278243854_Vitamin_C_in_the_Treatment_andor_Prevention_of_Obesity
4. https://www.researchgate.net/publication/336127860_Vitamin_C_Physiology_The_Known_and_the_Unknown_in_Obesity
5. https://www.standard.co.uk/escapist/health/dietary-supplements-do-they-work-study-nutritionist-a4116231.html

Related Posts

Shopping Basket