Program Diet Sehat

4 Penyebab Metabolisme Menurun yang Perlu Diketahui

Ada beberapa penyebab metabolisme menurun. Termasuk gaya hidup yang tidak sehat, dan pola-pola diet yang serba ekstrim. Mengetahui hal-hal yang membuat metabolisme kamu menurun bisa jadi akan sangat membantu. Terutama karena peran metabolisme sendiri yang vital bagi tubuh. Metabolisme yang menurun menandakan bahwa kinerja atau fungsi tubuh sedang tidak baik-baik saja.

Berikut ulasan selengkapnya tentang penyebab metabolisme tubuhmu yang menurun, dan solusi paling baik untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Mengonsumsi terlalu sedikit kalori

Penyebab pertama dan yang paling sering terjadi adalah karena kamu mengonsumsi terlalu sedikit kalori. Umumnya ini terjadi saat sedang diet ekstrim, di mana kamu mengonsumsi sedikit sekali makanan bergizi setiap harinya. Perlu kamu ingat, defisit kalori saat diet bisa dilakukan, tapi dengan batasan yang wajar. Sebaliknya, mengurangi asupan kalori harian terlalu banyak dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Dalam salah satu studi jangka pendek yang bereksperimen dengan mengurangi asupan kalori harian ditemukan bahwa terjadi penurunan metabolisme (Basal Metabolic Rate) yang signifikan pada pembatasan energi (defisit kalori) yang lebih banyak. Bahkan disebutkan bahwa mengurangi asupan kalori terlalu banyak justru menurunkan metabolisme lebih banyak yang bisa menghambat penurunan berat badan.

Baca Juga : Ciri-ciri Metabolisme Tubuh Menurun

Hal ini juga jadi bukti kalau diet ekstrim dengan pengurangan jatah makan harian sangat banyak tidak akan membuat kamu berhasil menurunkan berat badan. Hasilnya justru metabolisme tubuh makin menurun, dan berat badan yang makin sulit untuk dikurangi.

Kurang aktif bergerak atau berolahraga

Barangkali kamu sudah tahu, kalau dalam Total Pengeluaran Energi Harian (Total Daily Energy Expenditure atau TDEE), aktivitas olahraga (Exercise Activity Thermogenesis) memakai 5% energi dari TDEE, sementara aktivitas non-olahraga (Non-Exercise Activity Thermogenesis) memakai 15% energi dari TDEE. Apa artinya?

Artinya, jika kamu hidup tanpa olahraga dan jarang bergerak, berarti ada 20% dari total energi yang tidak terpakai setiap harinya. Jarang jalan kaki, terlalu banyak duduk, atau rebahan. Hidup dengan pola seperti ini adalah salah satu penyebab metabolisme menurun.

Baca Juga : Malas Gerak Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Saat kamu tidak banyak bergerak, kinerja di dalam tubuh akan ikut terpengaruh. Termasuk kinerja metabolisme itu sendiri. Dalam kajian disebutkan bahwa metabolisme lipid dan metabolisme karbohidrat akan menurun saat seseorang kurang bergerak. Dengan kata lain tubuh akan kesulitan untuk memproses asupan makanan untuk menjadi energi serta bahan lainnya yang dibutuhkan tubuh untuk beroperasi.

Beberapa Penyebab Metabolisme Menurun yang Perlu Diketahui

Tidak mendapat tidur yang cukup

Jangan dianggap sepele, waktu tidur (malam) kamu juga dapat mempengaruhi kinerja metabolisme tubuh. Dalam satu studi disebutkan bahwa orang dewasa yang sehat tapi hanya tidur selama 4 jam selama 5 hari ternyata mengalami penurunan metabolisme hingga 2,6%. Sementara mereka yang mendapat tidur 10 jam tidak mengalami perubahan pada kondisi metabolismenya.

Kurang tidur yang terus-menerus terjadi juga bisa berdampak pada ritme sirkadian tubuh. Ini membuat kamu yang seharusnya tidur di malam hari, justru lebih sering merasa mengantuk dan tertidur di siang hari. Kombinasi antara kurang tidur dan terganggunya ritme sirkadian ini bisa menurunkan metabolisme hingga 8%.

Baca Juga : Dampak Kurang Tidur Bagi Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Untuk menghindari kondisi ini, kamu perlu menata kembali pola dan waktu tidur. Setidaknya kamu butuh 7-9 jam sehari untuk tidur yang cukup dan baik bagi tubuh.

Kurang asupan protein

Selain membuat kamu lebih cepat merasa kenyang dan tetap kenyang lebih lama, mendapat asupan protein yang cukup juga dapat menjaga kualitas metabolisme tubuh setiap hari. Dalam hal ini, lebih tepatnya protein yang kamu konsumsi dapat mempertahankan massa otot yang dapat meningkatkan pembakaran kalori tubuh lebih tinggi. Sebaliknya, kurang asupan protein bisa menurunkan metabolisme, yang membuat penggunaan energi (kalori) juga berkurang.

Hal ini juga terjadi karena Efek Termik Makanan (Thermic Effect of Food) yang dimiliki oleh protein. Efek Termik Makanan atau TEF ini adalah energi yang dipakai selama proses metabolisme makanan. Mengonsumsi protein disebutkan memakai 20-30% dari energi yang dikonsumsi. Lebih tinggi jika dibandingkan dengan karbohidrat (5-10%) dan lemak (3% atau kurang).

Baca Juga : Cara meningkatkan metabolisme

Itu dia beberapa penyebab metabolisme menurun yang perlu kamu waspadai. Karena keempat penyebab ini paling sering dialami oleh sebagian besar orang. Terutama untuk kamu yang sedang menjalani diet. Pastikan diet yang kamu jalani tetap membuat kamu sehat. Kamu bisa menggunakan aplikasi GGL untuk membantumu menerapkan program diet yang lebih cocok dengan goals kamu.

Sumber
1. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26538305/
2. https://www.cdc.gov/sleep/about_sleep/how_much_sleep.html
3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2723638/
4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3678519/
5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC524030/
6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7700832/

Related Posts

Shopping Basket